Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Berakhir di Area Merah

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa ditutup melemah saat investor menilai prospek ekonomi menyusul sinyal dari Ketua Federal Reserve (The Fed)  Jerome Powell bahwa penurunan suku bunga mungkin akan segera terjadi.

Investor mencermati sinyal dari Powell yang mengindikasikan potensi pemangkasan suku bunga bulan depan, meski tidak memberikan kepastian arah kebijakan. Pasar pun memanfaatkan momentum tersebut untuk merealisasikan keuntungan.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup turun 0,44 persen atau 2,48 poin menjadi 558,82 pada penutupan perdagangan Senin 25 Agustus 2025 waktu setempat, mencatat kinerja harian terburuk dalam tiga pekan terakhir.


Bursa regional utama juga berakhir di zona merah. Di Jerman, Indeks DAX melemah 0,37 persen atau 89,97 poin menjadi 24.273,12.

CAC Prancis jatuh 1,59 persen atau 126,65 poin menjadi 7.843,04. Sedangkan pasar saham Inggris tutup karena libur nasional.

Saham sektor konstruksi dan material menjadi pemberat utama indeks STOXX, dengan Nibe Industrier anjlok 7,9 persen.

Saham utilitas juga tertekan setelah Orsted jatuh 16,4 persen ke level terendah sepanjang masa usai pemerintah Amerika Serikat menghentikan proyek Revolution Wind milik perusahaan tersebut di lepas pantai Rhode Island, di tengah tekanan kebijakan dari Presiden Donald Trump terhadap investasi energi terbarukan.

Saham perusahaan sejenis seperti Vestas Wind, EDP Renovaveis, dan Siemens Energy juga ikut melemah.

Pasar akan mengalihkan fokus ke laporan kinerja kuartalan Nvidia yang akan dirilis pekan ini. Hasil laporan tersebut akan menjadi tolok ukur apakah valuasi jumbo perusahaan AI itu yang mencapai 4 triliun Dolar AS masih layak.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya