Berita

Komika Pandji Pragiwaksono di KPK. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Nusantara

Kolaborasi dengan KPK

Pandji Pragiwaksono Kampanye Biasakan yang Benar

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 01:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komika Pandji Pragiwaksono berkolabobrasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penutupan Stand-Up Comedy Special Mens Rea di Indonesia Arena, Jakarta pada Sabtu, 30 Agustus 2025. 

Hal itu diungkapkan langsung Pandji dalam acara media brefing terkait dukungan KPK terhadap kampanye antikorupsi yang diusung dalam pertunjukan stand up comedy "Mens Rea" oleh Pandji di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin 25 Agustus 2025.

"Ternyata ditemukan memang semangat yang ingin disampaikan, 'biasakan yang benar' itu sejalan dengan misi dari pertunjukan Mens Rea Stand Up Comedy Special," kata Pandji.


Pandji mengatakan, kolaborasi dengan KPK bukan pertama kali. Meski begitu, ia bangga bisa melibatkan KPK dalam special show ke-10 sepanjang kariernya menjadi komika.

Melalui kolaborasi ini, KPK menitipkan agar Pandji membawa pesan antikorupsi, yakni "Biasakan yang benar, jangan benarkan yang biasa". Pesan itu akan dibawa Pandji melalui sistem tempat duduk bagi penonton pertunjukannya.

Pandji menjelaskan, penonton nantinya tak akan mendapatkan nomor kursi dalam tiketnya. Mereka akan diberi kebebasan memilih kursi, sesuai dengan kategori tiket yang beli. Nantinya, penonton akan diberi penanda pada masing-masing kursi. Sehingga mereka bisa meninggalkan kursi tersebut.

"Jadi bayangin teman-teman, ada 10 ribu kursi, orang-orang bisa masuk duluan, ngambil ini dari amplop, yang ini yang nempel di kursinya, baru ini bisa keluar untuk menikmati pertunjukan yang ada di luar. Nanti ketika dia balik, dengan harapan orang nggak ada yang dudukin. Kalaupun ada yang dudukin, kita bisa bilang, ini nomor kursi saya, sesuai dengan yang menempel di kursi," jelas Pandji.

Menurut Pandji, hal itu merupakan salah satu cara untuk menerapkan langsung pesan "biasakan yang benar". Sehingga pesan itu tak hanya sekadar slogan.

"Tidak hanya hadir dalam pertunjukan stand up, tapi juga dipraktekkan dalam kegiatan penonton menikmati pertunjukan ini," kata Pandji.

Pandji menerangkan, Stand-Up Comedy Special Mens Rea akan dibuka oleh komika Dany Beler. Setelah itu, Pandji akan tampil selama sekitar dua jam. Pandji mengaku akan membahas banyak hal, khususnya terkait politik.

"Mens Rea itu adalah pertunjukan tunggal stand up comedy saya yang kesepuluh dalam 15 tahun berkadang. Dan pembahasannya mengenai politik utamanya. Di mana niatnya adalah untuk membuat masyarakat Indonesia lebih baik sebagai bagian dari demokrasi. Karena ada banyak pembicaraan, wah politisi harusnya begini, politisi harusnya begitu," ungkap Pandji.

"Tapi sebenarnya arah bangsa, terutama dalam konteks politik, itu bisa ditentukan oleh rakyatnya. Rakyatnya punya peranan yang penting. Dan untuk itu, Mensrea itu didesain untuk bikin rakyat lebih baik sebagai bagian dari masyarakat yang berdemokrasi," sambungnya.

Pandji menjelaskan, Mens Rea Jakarta menyediakan kuota 10 ribu penonton. Dari jumlah tersebut, hanya tersisa sekitar 20 tiket. Pandji pun mendorong publik membeli tiket live streaming. Sebab, ia yakin tiket special show kesepuluhnya itu akan habis terjual.

"Tiket live streamingnya bisa dibeli di mensarea.id Untuk bisa menikmati pertunjukan yang 100 persen membahas tentang politik di Indonesia," pungkas Pandji.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya