Berita

Direktur Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi RI, Ari Permana. (Foto: Humas PKS)

Bisnis

Koperasi Jadi Jalan UMKM Naik Kelas

SENIN, 25 AGUSTUS 2025 | 18:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Konsolidasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui koperasi merupakan kunci bagi penguatan ekonomi kerakyatan Indonesia.

Direktur Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi RI, Ari Permana, menjelaskan bahwa lebih dari 95 persen struktur ekonomi Indonesia ditopang oleh UMKM dan sebagian besar bersifat informal. Kondisi ini membuat banyak pelaku usaha kesulitan mengakses modal, pendampingan, dan perizinan.

“UMKM jangan dipusingkan lagi dengan laporan keuangan atau urusan perizinan. Biarkan mereka fokus menghasilkan produk yang berkualitas. Semua fungsi itu seharusnya dijalankan oleh koperasi,” ungkap Ari dalam Talkshow Peringatan Hari UMKM Nasional yang digelar Bidang Pemberdayaan UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Korporasi DPP PKS, Senin, 25 Agustus 2025.


Ia menekankan bahwa koperasi memiliki legal standing yang kuat, sehingga dapat menjalankan peran penting mulai dari pembiayaan, pencatatan keuangan, perizinan, hingga quality control.

“Koperasi itu ibarat smartphone. Sayangnya, selama ini baru dipakai sebatas SMS dan telepon, padahal bisa multifungsi,” ujarnya.

Ari mengapresiasi inisiatif PKS yang meluncurkan program Pendamping UMKM, yang diharapkan mampu mendorong terbentuknya ekosistem usaha berbasis kluster sektor.

Di akhir paparannya, Ari mengajak seluruh pihak untuk serius mendorong UMKM naik kelas melalui penguatan koperasi.

“Fondasi ekonomi kita sudah disiapkan para pendiri bangsa lewat Pasal 33 UUD 1945: ekonomi berbasis asas kekeluargaan. Itulah ruh koperasi, yang membuat UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya