Berita

Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI). (Foto: Iluniui.org)

Nusantara

Pramudya Terpilih Ketum ILUNI UI 2025-2028, Penetapan Ditunda

SENIN, 25 AGUSTUS 2025 | 16:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pramudya A Oktavinanda terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) periode 2025-2028. Pramudya mendapat suara terbanyak dalam Musyawarah Nasional (Munas) X ILUNI UI pada 23-24 Agustus 2025.

"Alhamdulillah kandidat nomor 7, Pramudya Oktavinanda memenangkan kontestasi dengan suara terbanyak sepanjang sejarah. Unggul hampir seribu suara dari kandidat berikutnya," ujar Campaign Manager Pram-Syita, Fauzan Zidni di Jakarta, Senin, 25 Agustus 2025.

Pramudya akan didampingi Masyita Crystallin sebagai Sekjen ILUNI UI 2025-2028. Meski demikian, penetapan Pramudya-Masyita ditunda selama seminggu ke depan karena ada aksi protes dari kandidat lain. 


Penundaan ini pun disayangkan karena merujuk AD/ART, penetapan pemenang wajib dilakukan berdasarkan suara terbanyak.

"Apabila ada keberatan atau sanggahan, wajib diselesaikan dalam waktu paling lambat 5 jam sejak hasil penghitungan suara dikeluarkan," kata Fauzan.

Dalam proses voting, Fauzan juga mengalami permasalahan e-voting melalui UI Connect.

Ucapan selamat disampaikan Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia UI (IKA PMII UI), Alfanny atas kemenangan Pramudya. Alfanny meminta kepada semua pihak untuk menghormati keputusan munas.

"Pemilihan langsung ILUNI UI telah berlangsung demokratis dan terbuka, menghasilkan keputusan yang harus kita hormati bersama. Atas nama keluarga besar IKA PMII UI, kami mengucapkan selamat bertugas kepada Sahabat Pramudya sebagai Ketua Umum ILUNI UI," demikian kata Alfanny.

Munas X ILUNI UI diikuti tujuh kandidat ketua umum. Berdasarkan hasil e-voting Pramudya meraih 6.528 suara atau 26,9 persen dari total suara masuk 24.288 suara.

Posisi kedua ditempati Ivan Ahda dengan 5.560 suara atau 22,9 persen. Disusul Dewi Puspitorini dengan 4.778 suara atau 19,7 persen, M Pradana Indraputra meraih 4.716 suara atau 19,4 persen.

Kemudian Ratu Febriana meraih 1.642 suara atau 6,7 persen, Rapin Mudiardjo mendapat 611 suara atau 2,5 persen, dan Boni Hargens 452 suara atau 1,8 persen.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Kemenkop Akselerasi Penerima PKH Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:44

DPR Wajib Awasi Partisipasi Indonesia di BoP dan ISF

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:42

Polisi Gadungan Penganiaya Pegawai SPBU Dibekuk

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:18

BPC HIPMI Rembang Dukung Program MBG Lewat Pembangunan SPPG

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:56

Posisi Strategis RI di Tengah Percaturan Geopolitik

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:55

Pertamina Harus Apresiasi Petugas SPBU Disiplin SOP Hingga Dapat Ancaman

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:21

Menkop Ajak Seluruh Pihak Kolaborasikan KDKMP dan PKH

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:19

Setop Alfamart dan Indomaret Demi Bangkitnya Kopdes

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:52

PDIP soal Ambang Batas Parlemen: Idealnya Cukup 5-6 Fraksi di DPR

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:29

BNI Ingatkan Bahaya Modus Phishing Jelang Lebaran

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:25

Selengkapnya