Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretarian Presiden)

Politik

Wakil Kepala BP Haji:

Kementerian Haji Legasi Penting Prabowo, Presiden Sebelumnya Selalu Gagal

SENIN, 25 AGUSTUS 2025 | 15:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Badan Penyelenggara (BP) Haji bersyukur pemerintah bersama parlemen telah menyepakati Kementerian Haji menyusul adanya kesepakatan tentang perubahan ketiga terhadap UU No.8 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Haji dan Umrah. 

Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak menuturan Presiden Prabowo Subianto memberi pesan agar Kementerian Haji ini memiliki wajah integritas yang tinggi dalam pelaksanaan haji dan umrah.

“Teman-teman jangan lupa, Kementerian Haji dan Umroh ini adalah legasi penting dari Presiden Prabowo dalam sejarah Indonesia banyak presiden menginginkan mendirikan Badan Penyelenggara Haji atau Badan Pengelola Haji bahkan Kementerian Haji namun selalu gagal,” kata Dahnil Anzar Simanjuntak di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR, Senayan, Senin, 25 Agustus 2025.


Menurut dia, lahirnya Kementerian Haji ini merupakan hadiah dari Presiden Prabowo  agar pelaksanaan dan penyelenggaraan haji dan umrah dapat tertata dengan baik.

“Presiden Prabowo kali ini mencatat sejarah beliau memberikan hadiah besar untuk rakyat Indonesia, terutama umat Islam. Tentu dengan keberadaan Kementerian Haji dan Umrah dalam sejarah semua presiden berusaha melakukannya namun hanya presiden Prabowo kali ini yang mampu mewujudkan,” demikian Dahnil Anzar Simanjuntak.

DPR sepakat membawa Revisi Undang-Undang (RUU) Perubahan Ketiga atas UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah untuk disahkan menjadi UU di dalam Paripurna.

Kesepakatan diambil Komisi VIII DPR dalam forum rapat kerja bersama pemerintah terkait Pembicaraan Tingkat I RUU Perubahan Ketiga atas UU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR, Senin, 25 Agustus 2025.

Salah satu poin penting dalam RUU Haji dan Umrah ini adanya lembaga setingkat kementerian dalam pengelolaan haji.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya