Berita

Rudal Israel hantam Yaman (Foto: Al-Jazeera)

Global

Serangan Rudal Israel Hantam Yaman

SENIN, 25 AGUSTUS 2025 | 07:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Israel menembakkan rudal ke Sanaa, ibu kota Yaman, pada Minggu pagi, 24 Agustus 2025, waktu setempat, sebagai balasan serangan kelompok Houthi beberapa hari sebelumnya.

Dikutip dari Associated Press, serangan ini menjadi yang pertama menghantam Sanaa sejak 17 Agustus. Saat itu, Israel mengaku menargetkan infrastruktur energi yang diyakini digunakan pemberontak Houthi. Namun, untuk serangan terbaru ini, Israel belum memberikan konfirmasi resmi.

Kelompok Houthi, yang didukung Iran, telah menyerang Israel selama lebih dari 22 bulan menggunakan rudal dan drone. Mereka juga menargetkan kapal-kapal di Laut Merah sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina di tengah perang Gaza.


Biasanya, sebagian besar serangan Houthi berhasil dicegat sebelum mencapai Israel. Namun, pada Jumat malam lalu, Houthi menembakkan bom klaster ke arah Israel, senjata berbahaya yang dapat meledak menjadi beberapa bagian sekaligus.

“Ini pertama kalinya Houthi menggunakan bom klaster sejak mereka mulai menyerang Israel pada 2023,” kata seorang pejabat Angkatan Udara Israel, yang tidak mau disebutkan namanya. Menurutnya, bom klaster lebih sulit dicegat dan kemungkinan merupakan teknologi baru dari Iran.

Serangan Houthi selama dua tahun terakhir telah mengganggu jalur perdagangan internasional di Laut Merah, yang menjadi rute penting dengan nilai transaksi mencapai sekitar 1 triliun Ddolar AS per tahun. Dari November 2023 hingga Desember 2024, mereka telah menyerang lebih dari 100 kapal menggunakan rudal dan drone.

Amerika Serikat sempat mengumumkan kesepakatan dengan Houthi pada Mei lalu. Dalam kesepakatan itu, AS menghentikan serangan udara sebagai imbalan penghentian serangan terhadap kapal. Namun, Houthi menegaskan mereka tetap akan menyerang target yang bersekutu dengan Israel.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya