Berita

Silfester Matutina. (Foto: Dok Pribadi)

Politik

Silfester Matutina: Perilaku Noel Kejam, Menghisap Darah Rakyat Kecil

MINGGU, 24 AGUSTUS 2025 | 21:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Solidaritas Merah Putih Silfester Matutina tak ragu memuji KPK usai menetapkan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel sebagai tersangka.

Noel Ebenezer sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 di Kemnaker, usai terjaring OTT yang berlangsung sejak Rabu malam, 20 Agustus 2025 hingga Kamis, 21 Agustus 2025.

Secara pribadi, Silfester mengaku kesal dengan perilaku Noel yang telah memfitnah dirinya secara terbuka dalam televisi swasta nasional beberapa waktu lalu.


Dalam Acara tersebut Noel mengatakan Silfester Matutina menggalang dan memobilisasi relawan untuk melakukan 4 kali demonstrasi di depan Kementerian BUMN agar dirinya dipecat dari Komisaris BUMN PT Mega Eltera tahun 2021. 

Menurut Silfester pernyataan Noel sesat dan fitnah keji terhadap dirinya karena tidak ada fakta dan bukti apapun atas tuduhan tersebut.

"Jadi memang benar pada waktu itu ratusan orang dari berbagai kelompok relawan marah dan kecewa hingga akhirnya membuat demonstrasi di Kementerian BUMN agar Noel dicopot dari jabatan Komisaris PT. Mega Eltra," kata Silfester dikutip Minggu 24  

Padahal, katanya, aksi demonstrasi itu dikarenakan Noel membela tersangka terorisme Munarman yang saat itu menjabat Sekjen FPI. Noel hadir sebagai saksi meringankan dalam sidang Munarman 23 Februari 2022. 

"Yang saya herankan kok bisa-bisanya Noel memfitnah saya menggerakan relawan mendemo dia, padahal yang menginisiasi, menggerakan adalah puluhan organisasi relawan yang tergabung dalam Merah Putih Bersatu," kata Silfester. 

Bahkan, Silfester menyebut Noel sebagai orang yang tidak tahu balas budi. Kata dia, Noel sebelum mendapatkan jabatan mentereng kerap kali menemuinya untuk meminta bantuan.

"Padahal kalau mau jujur Noel ini dahulu sewaktu miskin, dan pengangguran selalu datang ke kantor saya untuk meminta uang buat berobat sakit gula serta buat makan keluarganya," jelas Silfester.

"Jadi Noel ini memang manusia yang tidak tahu balas budi, wataknya memang jahat selalu menfitnah, meminta minta uang dan memeras," tuturnya.

Dengan rekam jejak masa lalu itu, Silfester tak ragu memuji KPK yang baru saja menetapkan Noel  sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 di Kemnaker, usai terjaring OTT yang berlangsung sejak Rabu malam, 20 Agustus 2025 hingga Kamis, 21 Agustus 2025.

Menurutnya, tidak benar jika ada yang mengatakan bahwa kasus korupsi Noel adalah penjebakan.

"Saya mengapresiasi kinerja KPK yang telah menyelamatkan uang rakyat kecil para pekerja yang tadinya pengurusan sertifikat K3 hanya Rp270.000 digelembungkan menjadi Rp6.000.000," katanya. 

"Perilaku Noel Cs ini sangat tidak bisa ditolerir karena sangat kejam menghisap darah rakyat kecil yang harusnya ditolong," tandasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya