Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/reni Erina)

Bisnis

Wall Street Menghijau Usai Pidato Powell

SABTU, 23 AGUSTUS 2025 | 08:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Amerika Serikat (AS) berakhir dengan penguatan tajam setelah Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell memberi sinyal kemungkinan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat melalui pidatonya di Simposium Jackson Hole.

Powell menyatakan peluang pemangkasan suku bunga bisa terbuka pada pertemuan The Fed September mendatang.

Setelah pernyataan tersebut, pelaku pasar meningkatkan ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga di September menjadi hampir 90 persen, naik dari sekitar 75 persen sebelum Powell berbicara.


Pasar saham AS sendiri telah rebound tajam sejak tertekan pada April lalu akibat pengumuman tarif baru Presiden Donald Trump. 

Analis mengatakan, investor menyambut pidato Powell seolah membuka jalan parade pemangkasan suku bunga. Namun, satu kali pemangkasan saja tidak akan banyak menggerakkan konsumsi. 

Dow Jones ditutup melonjak 846,24 poin atau 1,89 persen ke 45.631, melewati rekor sebelumnya pada Desember 2024. 

Indeks S&P 500 naik 96,74 poin atau 1,52 persen menjadi 6.466,91. Nasdaq juga menguat 396,22 poin atau 1,88 persen ke 21.496,54.

Sebagian besar sektor dalam S&P 500 menghijau, dengan sektor consumer discretionary memimpin kenaikan sebesar 3,18 persen.

Indeks semikonduktor Philadelphia juga melesat 2,7 persen, ditopang lonjakan saham-saham teknologi besar, termasuk Tesla yang naik 6,2 persen.

Di Bursa New York (NYSE), jumlah saham naik melampaui saham turun dengan rasio 9,43 banding 1. Tercatat 590 saham mencatat level tertinggi baru dan 42 saham menyentuh level terendah. 

S&P 500 menorehkan 37 rekor tertinggi dalam 52 minggu terakhir tanpa ada rekor terendah baru, sementara Nasdaq mencatat 166 tertinggi baru dan 47 terendah baru. Volume transaksi di bursa AS mencapai 17,93 miliar saham, lebih tinggi dibanding rata-rata 20 hari terakhir sebesar 17,08 miliar saham.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Dasco Ungkap Target Closing RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:49

Ahmad Luthfi Minta Daerah Dilibatkan dalam Evaluasi MBG

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23

Pameran "Aku Arek Suroboyo" Kuak Sisi Lain Bung Karno yang Jarang Diketahui

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:11

Usulan Natalius Pigai, Ikhtiar Hadirkan Polri Lebih Modern dan Adaptif

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:53

Pajak, Kepercayaan dan Kontrak Sosial

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:49

Jalur Titipan SPMB Masuk Pidana Korupsi, Mau Anak Pintar Kok Nyogok...

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:23

Jurus Seribu Langkah Gagal, Eksekutor Jambret Jakbar Digulung!

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:36

Ditolak Daerah, Mubes V Kosgoro 1957 Dianggap Cacat Prosedur

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:32

Hari Lingkungan Hidup, Pertamina Gaspol Inovasi Sampah dan Tanam Pohon

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:24

Ini Instruksi Khusus Prabowo ke Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:07

Selengkapnya