Berita

Presiden Prabowo Subianto dalam Pengarahan Kepada Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat 22 Agustus 2025. (Foto: Tangkapan Layar Youtube Setpres)

Politik

Prabowo: Kemiskinan Akibat Pemimpin Terdahulu Tidak Pandai

SABTU, 23 AGUSTUS 2025 | 01:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan akar persoalan kemiskinan yang masih dirasakan bangsa Indonesia saat ini berawal dari kelemahan para pemimpin masa lalu yang tidak mampu menghadapi penjajahan asing. 

Menurutnya, hal ini harus menjadi pelajaran penting bagi generasi penerus agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Ia menekankan pentingnya mengingat sejarah perjuangan bangsa agar generasi muda tidak melupkan akar perjalanan Indonesia.


“Ini untuk generasi penerus jangan sekali-kali dilupakan bahwa kita merdeka karena ratusan tahun perjuangan, perjuangan fisik, perjuangan perang," kata Prabowo dalam Pembekalan kepada Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat 22 Agustus 2025.

"Jangan sekali-kali lupa itu, bahwa kita ratusan tahun diganggu, diinvasi, diadu domba suku sama suku, agama sama agama,” sambungnya.

Namun Prabowo mengingatkan, kemiskinan yang menjerat bangsa Indonesia tidak bisa lepas dari rentetan peristiwa penjajahan. Kelemahan para pemimpin terdahulu dalam melawan kolonialisme disebut menjadi faktor utama keterpurukan rakyat.

“Akhirnya terjadilah kemiskinan. Jadi saudara harus mengerti bahwa kemiskinan itu terjadi karena pemimpin-pemimpin yang tidak pandai, pemimpin-pemimpin tidak handal, pemimpin-pemimpin tidak kuat, pemimpin-pemimpi tidak mampu menghadapi penjajahan dari luar,” kata Prabowo.

Ia menambahkan, lemahnya pengelolaan negara di masa lampau membuat bangsa asing mudah menguasai Nusantara. Karena itu, Prabowo menekankan agar sejarah tersebut tidak dilupakan.

“Saudara sekalian kita tidak pernah boleh melupakan sejarah. Bangsa yang melupakan sejarah adalah bangsa yang ditakdirkan untuk mengalami kembali kesalahan-kesalahan di masa lampau,” kata Prabowo.

Prabowo pun menegaskan komitmennya memperbaiki kesalahan masa lalu melalui berbagai program pengentasan kemiskinan yang menjadi prioritas pemerintahannya. 

“Maka itu salah satu upaya kita sekarang adalah untuk memperbaiki semua kekurangan-kekurangan kita sebagai bangsa,” pungkasnya.




Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya