Berita

Logo Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta. (Dok KPI)

Politik

DPRD DKI Dicurigai Intervensi Hasil Seleksi KPID

KAMIS, 21 AGUSTUS 2025 | 12:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Proses pemilihan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta periode 2025-2028 menghadapi hambatan yang berpotensi mengganggu peran vital lembaga ini sebagai penjaga moral dan kualitas penyiaran di ibu kota.

Wakil Koordinator Komunitas Diskusi Menteng (Kodim), Rasodi menyoroti adanya indikasi tarik-menarik kepentingan di internal DPRD DKI Jakarta sehingga tujuh nama hasil pemeringkatan yang telah ditetapkan Komisi A pada 15 Juli lalu belum juga dilantik.

Menurutnya, kondisi ini menimbulkan ketidakpastian yang bisa melemahkan fungsi KPID dalam mengawasi penyiaran di Jakarta.


“KPID adalah garda depan dalam memastikan siaran televisi dan radio tetap mendidik, sehat, serta sesuai dengan norma yang berlaku. Tertundanya pelantikan tentu mengurangi daya kerja lembaga ini,” kata Rasodi melalui keterangan elektronik, Kamis 21 Agustus 2025.

Rasodi mengaku akan melakukan pengumpulan informasi lebih lanjut terkait dugaan intervensi dalam proses tersebut. 

Bila diperlukan, kata Rasodi, laporan akan disampaikan ke Badan Kehormatan DPRD serta ditembuskan kepada pimpinan partai politik terkait.

Rasodi juga mengingatkan, sesuai Peraturan KPI No. 01/P/KPI/07/2014 pasal 26 ayat (2), DPRD memiliki kewajiban menyerahkan hasil uji kelayakan dan kepatutan kepada gubernur dalam jangka waktu 30 hari kerja untuk diterbitkan SK dan dilakukan pelantikan.

Jika tenggat ini terlewati, maka keberlangsungan kelembagaan KPID DKI dapat terganggu.

“Harapan kami, proses ini segera diselesaikan dengan menjunjung tinggi aturan yang ada, agar KPID dapat kembali menjalankan perannya sebagai pengawal moral penyiaran di Jakarta,” pungkas Rasodi.



Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya