Berita

Taman Margasatwa Ragunan (TMR). (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Rencana Ragunan Buka hingga Malam Didukung Dewan Kebon Sirih

KAMIS, 21 AGUSTUS 2025 | 11:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana Pemprov DKI Jakarta membuka kawasan wisata Taman Margasatwa Ragunan (TMR) hingga malam hari ditanggapi Dewan Kebon Sirih.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mendukung gagasan tersebut karena dapat menjadi alternatif hiburan bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu.

"Pasti nanti ada kajian dan pertimbangan. Kalau memungkinkan dibuka sampai malam, kan harus disiapkan segala sesuatunya. Kadang orang mau menikmati hiburan waktunya terbatas. Jadi selama masih dalam kajian dan infrastrukturnya siap, saya mendukung," ujar Yuke, lewat keterangan resminya di Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2025.


Meski begitu, Yuke juga mengingatkan agar rencana operasional malam tetap mengutamakan konservasi hewan dan tumbuhan langka di TMR.

"Kalau dibuka malam, keamanan, kenyamanan, serta keberlangsungan satwa dan tumbuhan yang ada di situ harus benar-benar dijaga," tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD DKI, Dwi Rio Sambodo menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung yang mengkaji operasional malam hari di TMR. 

Menurutnya, ide ini sejalan dengan visi menjadikan Ragunan ikon taman hiburan rakyat Jakarta yang berkelas internasional.

"Namun, dukungan ini harus disertai analisis komprehensif yang mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, dampak terhadap satwa, dan pengalaman pengunjung. Seperti disebutkan pengelola, perlu ada master plan revitalisasi yang jelas sebelum implementasi," jelas Rio.

Rio menekankan, kesejahteraan satwa harus menjadi prioritas. Tidak semua satwa cocok dipamerkan pada malam hari, sehingga perlu ada mekanisme seperti sistem pergantian sif antara satwa siang dan malam.

"Satwa nokturnal seperti Harimau Sumatera atau burung hantu lebih sesuai ditampilkan, sementara satwa diurnal harus tetap mendapat waktu istirahat," tandasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya