Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Produk UMKM Makin Moncer, 80 Persen Tembus Ritel Modern

KAMIS, 21 AGUSTUS 2025 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Transaksi business matching (temu bisnis) yang melibatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan jejaring perwakilan Indonesia di luar negeri, berhasil menembus angka 90,4 juta Dolar AS atau sekitar Rp1,4 triliun.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Rabu 20 Agustus 2025.

"Sampai dengan Januari-Juni, transaksinya sudah 90,4 juta Dolar AS atau sekitar Rp1,4 triliun. Itu UMKM semua, ya," ucap Budi Santoso. 


Ia juga mengungkapkan bahwa 70 persen dari UMKM tersebut merupakan UMKM yang belum pernah mengekspor produk ke luar negeri.

Dalam melakukan business matching pun, Budi menyampaikan UMKM tidak bertemu dengan pembelinya secara fisik, tetapi bertemu secara daring dan didampingi oleh perwakilan Indonesia, baik dari Kementerian Perdagangan, perbankan, atau instansi pemerintah lainnya.

"Yang penting mereka (para pendamping) bisa menjamin bahwa UMKM ini memang produknya bagus, suplainya terjaga, dan manajemennya bagus, sehingga pembeli menjadi percaya," katanya. 

Ia juga mengungkapkan, bahwa produk makanan dan minuman dari para pelaku UMKM sudah cukup baik di mana sudah 80 persen produk-produk lokal dari UMKM tembus ritel modern. 

Budi mengaku produk-produk UMKM kini sudah mempunyai pasar yang besar. Bahkan, Sebagian besar pelaku UMKM sudah siap melakukan ekspor barangnya ke beberapa negara.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya