Berita

Kolase kerusakan bangunan Puskesmas Purwasari Karawang dengan Kapusdatinkom BNPB Abdul Muhari. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Nusantara

BNPB:

Kerusakan Puskesmas Purwasari Karawang Bukan Akibat Gempa

RABU, 20 AGUSTUS 2025 | 23:17 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Viral di media sosial berisi potongan video kerusakan bangunan Puskesmas Purwasari Karawang yang dinarasikan akibat gempa Bekasi  4,9 Magnitudo pada Rabu malam, 20 Agustus 2025.

Menanggapi itu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi (Kapusdatinkom) Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari memastikan kabar tersebut hoax alias bohong.

"Faktanya, kerusakan bagian depan gedung dan teras puskesmas tersebut disebabkan oleh hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu sore menjelang petang," kata Abdul Muhari kepada wartawan di Jakarta.


Hal senada juga dipastikan oleh Staf Pusdalops BPBD Kabupaten Karawang, Irawan yang menyebut kerusakan terjadi akibat hujan deras.

"Untuk Purwasari itu laporan tadi Magrib itu akibat hujan deras disertai angin kencang dan juga itu nggak kuat nahan beban, bukan karena gempa," kata Irawan.

Sementara itu, data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), melaporkan bila gempa terasa hingga ke Jakarta, Depok, Pelabuhan Ratu, hingga ke Tangerang.  

Titik gempa berada di darat dengan kedalaman 10 km.

"Pusat gempa berada di darat 14 km Tenggara Kabupaten Bekasi," demikian dikutip dari laporan BMKG.

Dalam video yang beredar dengan durasi sekitar setengah menit terlihat bangunan depan Puskesmas Purwasari Karawang rusak berat. Kemudian terlihat tiga sepeda motor mengalami kerusakan akibat tertimpa atap area depan puskesmas.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya