Berita

M. Rafik Datuk Rajo Kuaso (Foto: Dok Pribadi)

Politik

Tutut Soeharto Bisa Jembatani Generasi Lama dan Baru di Golkar

RABU, 20 AGUSTUS 2025 | 22:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peluang kembalinya trah Soeharto di tubuh Partai Golkar mendapat sambutan baik di antara kader-kader partai politik berlambang beringin itu.

Dukungan itu disampaikan M. Rafik Datuk Rajo Kuaso, kader Golkar yang juga Datuk Kepala Pasukuan.

Dia tidak ragu menyatakan dukungan penuh agar Siti Hardiyanti Rukmana memimpin Partai Golkar sebagai Ketua Umum. Langkah ini, sebagai upaya mengembalikan kejayaan Golkar seperti era Soeharto.


Menurutnya, keluarga Cendana memiliki hubungan historis yang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan panjang Partai Golkar. 

"Sejak awal pendiriannya, keluarga besar Presiden Soeharto, telah menanamkan nilai, visi, dan misi yang membuat Golkar menjadi salah satu kekuatan politik terbesar di tanah air," ujar Rafik kepada wartawan di Jakarta, Rabu 20 Agustus 2025.

Ia menambahkan, figur Tutut memiliki posisi strategis dalam menyatukan kembali kader dan simpatisan Golkar, sekaligus memperkuat jaringan partai di akar rumput. 

“Bu Tutut mampu menjembatani generasi lama dan generasi baru, dengan pengalaman, ketokohan, serta jaringan sosial-politik yang beliau miliki,” tuturnya.

Kata Rafik lagi, kepemimpinan Tutut akan menghidupkan kembali semangat juang partai, menghadirkan energi baru, dan menarik dukungan luas, terutama dari basis pemilih tradisional yang masih memiliki ikatan emosional dengan sejarah panjang Golkar.

“Dengan Ibu Siti Hardiyanti Rukmana sebagai Ketua Umum, saya yakin Golkar akan kembali ke puncak kejayaannya dan tetap relevan di tengah perubahan zaman,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya