Berita

BPBD DKI melakukan modifikasi cuaca. (Foto: BPBD DKI)

Nusantara

Operasi Modifikasi Cuaca Dilanjutkan Antisipasi Cuaca Ekstrem

RABU, 20 AGUSTUS 2025 | 13:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tahap keempat tahun 2025. Operasi ini berlangsung hingga 21 Agustus dengan pusat komando di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi BPBD DKI Jakarta, BMKG, dan TNI Angkatan Udara sebagai langkah mitigasi terhadap potensi peningkatan curah hujan serta peringatan dini banjir rob di pesisir utara Jakarta dan Kepulauan Seribu.

Hingga 19 Agustus, sudah dilakukan 9 sorti penerbangan dengan total 7,2 ton bahan semai berupa NaCl dan CaO. Penyemaian ditujukan ke wilayah perairan utara DKI Jakarta, Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Subang. Rata-rata setiap sorti menggunakan 800 kg bahan semai dengan durasi terbang mencapai 12 jam 52 menit.


Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan OMC menjadi langkah preventif untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan warga. 

“Pemprov DKI Jakarta berkomitmen mengurangi risiko genangan akibat cuaca ekstrem. Partisipasi masyarakat dengan memperbarui informasi resmi dan menjaga kebersihan lingkungan juga sangat penting,” ujarnya lewat keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 20 Agustus 2025.

Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, menambahkan operasi ini dilakukan dengan perhitungan ilmiah untuk mengatur distribusi hujan agar tidak terkonsentrasi di wilayah rawan banjir. 

“Dengan kolaborasi lintas lembaga, kami berupaya menjaga agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal,” katanya.

Selain OMC, Pemprov DKI juga melakukan berbagai langkah mitigasi lain seperti normalisasi saluran air, penguatan sistem peringatan dini, simulasi kesiapsiagaan, pemetaan wilayah rawan banjir, hingga edukasi publik.

Pemprov berharap sinergi pemerintah, lembaga teknis, dan masyarakat dapat meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi dan menjadikan Jakarta lebih tangguh menghadapi potensi bencana.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya