Berita

pembangkit energi terbarukan Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE). (Foto: Dok Pertamina)

Bisnis

Pertamina NRE-CREC Naikkan Kapasitas Pembangkit Energi Terbarukan 14 Persen

RABU, 20 AGUSTUS 2025 | 11:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kapasitas pembangkit energi terbarukan Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) tahun 2025 naik dari tahun lalu. Hingga semester I-2025, kapasitas pembangkit tercatat 2.842 MW, meningkat sekitar 14 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Peningkatan ini menjadi bukti langkah strategis Pertamina NRE, termasuk akuisisi 20 persen saham perusahaan energi Filipina Citicore Renewable Energy Corporation (CREC) membuahkan hasil nyata.

Pada semester I-2025, CREC mencatat pendapatan 2,66 miliar Peso Filipina atau sekitar Rp755,44 miliar, tumbuh 28 persen dibanding periode sama tahun lalu.


EBITDA naik 22 persen menjadi 932 juta Peso Filipina atau sekitar Rp264,69 miliar, sementara laba bersih melonjak 38 persen menjadi 630 juta Peso Filipina atau sekitar Rp178,92 miliar.

“Kinerja positif CREC tidak hanya menunjukkan perusahaan ini sehat dan kompetitif, tetapi juga membuktikan bahwa keputusan mengakuisisi 20 persen sahamnya adalah langkah tepat," kata CEO Pertamina NRE, John Anis di Jakarta, Rabu, 20 Agustus 2025.

Kinerja keuangan yang solid ini juga menarik perhatian pasar modal. Harga saham CREC awal 2025 dibuka 3,24 Peso Filipina atau sekitar Rp920,16, naik ke 4,01 Peso Filipina atau sekitar Rp1.139 di akhir Juni. Pada penutupan perdagangan 15 Agustus 2025 saham naik lagi ke 4,21 Peso Filipina atau sekitar Rp1.195. 

Secara keseluruhan, saham CREC sudah naik 30 persen sejak awal tahun.

Capaian ini menegaskan komitmen Pertamina NRE memperkuat kapasitas energi terbarukan sekaligus menjaga kinerja keuangan yang solid. Dengan pijakan yang semakin kokoh, Pertamina NRE terus memperluas langkah menghadirkan energi bersih bagi dunia.

"Partisipasi Pertamina NRE di dunia energi baru terbarukan global ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme Pertamina NRE dalam mengembangkan industri energi ramah lingkungan di Tanah Air," tambah Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya