Berita

CEO Danantara Rosan Roeslani dan Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Danantara Siap Genjot Investasi Dalam Negeri

Dikasih Lampu Hijau DPR
SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 21:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025 milik Danantara Investment Management mendapat lampu hijau dari Komisi XI DPR RI. 

Dengan rampungnya pembahasan tersebut, CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menegaskan pihaknya siap tancap gas dalam menjalankan program investasi, khususnya di dalam negeri pada tahun ini.

“Alhamdulillah setelah melalui beberapa sesi sebelumnya, pertemuan sebelumnya, kita sudah disepakati oleh Komisi 11, sehingga kami ke depannya bisa mulai melakukan aktivitas investasi,” kata Rosan setelah Rapat Kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa 19 Agustus 2025.


Lebih lanjut, Rosan menegaskan bahwa Danantara akan fokus pada proyek-proyek dalam negeri pada tahap awal ini. Meski demikian, ia tidak merinci sejumlah proyek strategis yang masuk dalam RKAP 2025.

Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun mengatakan, kerahasiaan diperlukan untuk menjaga stabilitas pasar dan menghindari spekulasi, karena berkaitan dengan portofolio investasi dan kondisi pasar.

“Di dalam RKAP itu banyak proyek-proyek yang harus disampaikan. Proyek-proyek itu baik proyek-proyek yang sifatnya private sector maupun public sector. Tidak mungkin kita akan sampaikan secara terbuka untuk umum karena akan mempengaruhi portfolio investasi itu sendiri,” kata Misbakhun.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto sebelumnya mengungkapkan total capital expenditure (Capex) Danantara tembus Rp179,05 triliun di sepanjang semester I 2025.

Realisasi modal Danantara ini dibidik akan jauh lebih moncer pada sisa paruh kedua 2025, sebagaimana arahan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto.

"Pak Presiden tadi berharap bahwa Danantara di Semester II dan di tahun depan akan lebih terakselerasi," katanya dalam Konferensi Pers Nota Keuangan 2026 di Jakarta, Jumat 15 Agustus 2025.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya