Berita

Ilustrasi (Foto: NDTV)

Dunia

Jaringan ISIS Kongo Bersenjata Parang dan Cangkul Bantai 52 Orang

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 14:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kelompok pemberontak Allied Democratic Forces (ADF) yang didukung ISIS melancarkan serangan berdarah kepada puluhan sipil di wilayah Beni dan Lubero, Republik Demokratik Kongo bagian timur.

Letnan Elongo Kyondwa Marc, juru bicara militer Kongo di wilayah tersebut, mengatakan sebanyak 52 warga sipil tewas secara brutal ditangan para pemberontak yang bersenjatakan parang dan cangkul. 

“Mereka datang, membangunkan warga, mengumpulkan mereka di satu tempat, mengikat dengan tali, lalu mulai membantai dengan parang dan cangkul,” ujar Macaire Sivikunula, kepala sektor Bapere di Lubero, seperti dimuat Reuters, Selasa, 19 Agustus 2025.


Menurut Alain Kiwewe, pembantaian dilakukan sebagai aksi balas dendam ADF setelah mereka mengalami kekalahan dalam operasi militer.

Mirisnya seluruh korban merupakan sipil dan beberapa di antara mereka berasal dari kalangan rentan seperti anak-anak dan perempuan.

“Di antara korban terdapat anak-anak dan perempuan yang lehernya digorok di dalam rumah, sementara sejumlah rumah dibakar,” kata Kiwewe.

Misi Stabilisasi PBB di Kongo (MONUSCO) mengutuk keras serangan tersebut yang terjadi pada 9-16 Agustus.

“Serangan yang dilakukan ADF menewaskan sedikitnya 52 warga sipil, termasuk delapan perempuan dan dua anak. Jumlah korban kemungkinan bertambah karena pencarian masih berlangsung,” ujar juru bicara MONUSCO.

ADF adalah salah satu dari banyak kelompok milisi yang berebut lahan dan sumber daya di kawasan timur Kongo yang kaya mineral. 

Tentara Kongo bersama sekutunya dari Uganda baru-baru ini meningkatkan operasi militer melawan kelompok itu.

Pada akhir Juli lalu, ADF juga tercatat membantai 38 orang dalam serangan terhadap sebuah gereja di Kongo timur, menambah panjang daftar aksi kekerasan kelompok tersebut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Cara Cek Status Eligible Magang Kemnaker 2026, Alasan Tidak Lolos Verifikasi

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:22

Prabowo Segera Luncurkan Motor Listrik Buatan Anak Bangsa

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:19

Panglima: TNI AD Sumbang 55 Persen Produksi Beras Nasional 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:53

Profil Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:26

Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:19

Halaqah Pra Muktamar NU Diawali Khataman Al-Qur'an dan Doa Bersama

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:17

Prabowo Putuskan Bangun Minimal 30 Pabrik Bioetanol di Indonesia

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:16

Jadwal Final dan Perebutan Posisi 3 Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Prancis Tantang Inggris

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:07

Pertamina Patra Niaga Bantah Isu Transporter Enggan Salurkan BBM di Sumut

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41

Pramono Buka Jalan Alumni PKM Berdakwah di Masjid Milik Pemprov DKI

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41

Selengkapnya