Berita

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, Mardani Ali Sera saat aksi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Dunia

Rencana Israel Pindahkan Warga Gaza Utara Dinilai Sesat

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 13:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera, mengecam rencana Israel yang berencana memindahkan paksa warga Gaza utara ke selatan dengan dalih akan melakukan serangan.

“Ini rencana sesat. Menunjukkan cara pikir sewenang-wenang dan seolah-olah kebenaran hanya dimiliki zionis Israel. Padahal tiap orang dan tiap bangsa punya hak dan kedaulatannya sendiri,” tegas Mardani lewat akun X miliknya, dikutip redaksi di Jakarta, Selasa, 19 Agustus 2025.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu menilai, rencana Israel sangat berbahaya bagi keamanan internasional. 


“Jika satu kekuatan bisa dengan mudah menghapus keberadaan satu bangsa dan satu komunitas, ini akan jadi preseden sangat buruk bagi hubungan geopolitik internasional,” ujarnya.

Mardani yang juga duduk di Komisi II DPR RI itu menegaskan, seluruh negara beradab wajib menentang rencana tersebut melalui aksi nyata. 

“Baik diplomasi, boikot, dan sanksi hingga kerja sama internasional lintas sektor membantu kemerdekaan Palestina,” katanya.

Menurut Mardani, BKSAP DPR selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terkait isu Palestina. 

“Sikap Kemlu jelas dukungan kemerdekaan Palestina. Dan tolak semua rencana mengosongkan Gaza,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya