Berita

PT. Merak Chemicals Indonesia (Foto: Dok. MCCI)

Bisnis

MCCI Perkuat Pasokan Bahan Baku Tekstil Nasional

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 13:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI), produsen Purified Terephthalic Acid (PTA), menyatakan komitmennya untuk memperkuat pasokan bahan baku bagi industri tekstil dan plastik dalam negeri. 

Langkah tersebut dilakukan sejalan dengan program substitusi impor dan hilirisasi industri yang tengah digalakkan pemerintah.

Presiden Direktur MCCI Anang Adji Sunoyo mengatakan, pihaknya siap memainkan peran strategis dalam menopang kemandirian industri nasional, dengan menyediakan PTA berkualitas tinggi yang diproduksi secara lokal. 


PTA merupakan bahan baku utama dalam pembuatan PET (Polyethylene Terephthalate) dan serat poliester yang banyak digunakan di sektor tekstil, kemasan plastik, hingga produk konsumen lainnya.

“Kita siap untuk memperkuat pasokan bahan baku, namun faktanya industri masih lebih memilih impor karena harganya yang lebih murah,” ujar Anang dalam keterangannya kepada redaksi di Jakarta, Senin, 19 Agustus 2025.

Menurutnya, saat ini industri tekstil tengah mengalami tekanan akibat adanya fenomena impor dumping yang membuat sektor hulu dan tengah menjadi lesu. 

Sementara di sisi yang lain, dia mencatat Indonesia sebagai salah satu dari tiga negara selain China dan India, yang memiliki ekosistem tekstil yang lengkap di dunia.

Oleh karenanya, untuk menggenjot potensi dalam negeri dalam pengembangan subtitusi impor dan hilirisasi industri, MCCI saat ini mengoperasikan dua fasilitas produksi yang berlokasi di kawasan industri Merak, Banten, dengan total kapasitas mencapai 660.000 ton PTA per tahun.

"Sejak berdiri pada tahun 1991, perusahaan ini terus memperkuat posisi dalam rantai pasok nasional dan mendukung pertumbuhan industri berbasis poliester di Indonesia," urainya.

Menurut Anang, kehadiran produsen lokal bukan hanya soal ketersediaan produk, tetapi juga berdampak langsung terhadap efisiensi industri secara keseluruhan. 

Dengan suplai dalam negeri yang kuat, dia meyakini pelaku industri tekstil dan plastik dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku impor,  serta lebih tangguh menghadapi fluktuasi harga global.

“Kami percaya bahwa hilirisasi bukan sekadar program pemerintah, tapi kebutuhan nyata bagi keberlanjutan industri kita. MCCI hadir bukan hanya untuk memproduksi, tapi juga untuk memperkuat fondasi industri," sambungnya.

Lebih lanjut, Anang mengklaim MCCI akan terus memompa kekuatan industri nasional yang dapat dicapai melalui sinergi antara produsen hulu dan hilir, mulai dari penyediaan bahan baku yang stabil dan kompetitif di pasar global.

"Kalau hulu kuat, hilir bisa berlari lebih cepat. Dan kami siap menjadi bagian dari mesin pertumbuhan itu," demikian Anang menambahkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya