Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan tentara Israel (Foto: AFP)

Dunia

Israel Kirim Bantuan ke Sudan Selatan, Tapi Gaza Dibiarkan Kelaparan

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 12:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Israel mengumumkan rencananya untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Sudan Selatan yang tengah dilanda wabah kolera. 

Di saat bersamaan Tel Aviv tetap memberlakukan blokade ketat atas Jalur Gaza yang menyebabkan penduduk Palestina menghadapi kelaparan parah.

Dalam pernyataan yang disiarkan Radio Angkatan Darat, Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan bantuan darurat itu akan meliputi pasokan medis dasar, peralatan pemurnian air, dan paket makanan.


Bantuan tersebut diawasi langsung oleh Menteri Luar Negeri Gideon Saar.

“Israel akan memberikan bantuan darurat kepada Sudan Selatan menyusul wabah kolera yang telah menyebar sejak September 2024,” ujar Kementerian Luar Negeri Israel dalam siaran resmi, seperti dimuat Middle East Monitor, Selasa, 19 Agustus 2025.

Namun, langkah ini menuai sorotan tajam karena Israel pada saat yang sama menutup semua penyeberangan ke Gaza sejak 2 Maret 2025, yang mencegah masuknya konvoi bantuan kemanusiaan dan hanya mengizinkan sebagian kecil yang jauh di bawah kebutuhan.

Siaran publik Israel, KAN, melaporkan pengumuman bantuan ke Sudan Selatan muncul di tengah laporan diskusi dengan Juba mengenai kemungkinan pemindahan penduduk Gaza ke wilayahnya, meski pemerintah Sudan Selatan telah membantah adanya perjanjian tersebut.

Awal bulan ini, sejumlah media asing mengabarkan Sudan Selatan memberikan persetujuan awal untuk menerima warga Palestina yang terusir dari Gaza dengan imbalan investasi Israel. Juba membantah klaim itu, menyebutnya tidak berdasar.

Data terbaru menunjukkan lebih dari 61.900 warga Palestina terbunuh sejak kampanye militer Israel dimulai pada Oktober 2023. Agresi tersebut menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza dan membawa penduduknya ke ambang kelaparan massal.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya