Berita

Ilustrasi. (Gambar: achmadnurhidayat.id)

Bisnis

Ekonom Universitas Brawijaya:

Kultur SDM Menentukan Kemajuan Ekonomi Negara

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 00:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sumber daya manusia menjadi faktor penting untuk pencapaian Indonesia sebagai negara maju dengan ekonomi tinggi. Kualitas SDM kemudian bisa diukur dari nilai atau karakter dasar yang dimilikinya.

Hal itu disampaikan Dosen Departemen Ilmu Ekonomi Universitas Brawijaya Dr. Nurul Badriyah dalam diskusi bertajuk ‘Bagaimana Kondisi, Pencapaian dan Tantangan Sosial-Ekonomi Indonesia Setelah 80 Tahun Indonesia Merdeka’ yang diselenggarakan Forum Insan Cita secara virtual, Senin malam, 18 Agustus 2025.

“Value (nilai SDM) bisa menjadi modal untuk peningkatan produktivitas dan kemampuan ekonomi yang tinggi,” kata Nurul.


Lanjut dia, nilai SDM berkaitan dengan mentalitas yang mendorong produktivitas. 

“Artinya nilai yang dimaksudkan di Jepang atau Korea misalnya, kita tahu disiplin pada waktu, kemudian tidak mudah menyerah, punya daya inovasi yang tinggi. Itu mampu menjadi modal untuk meningkatkan perekonomian,” bebernya.

“Sebaliknya kita tahu banyak sekali nilai-nilai ini yang bertentangan dengan di Indonesia. Kalau terhadap disiplin waktu saja. Kita sangat terbiasa untuk menerima keterlambatan,” sambungnya.

Ia menambahkan bahwa nilai SDM sebuah negara, menjadi  refleksi yang bisa baik dan buruk dari sebuah kultur negara itu sendiri.

“Tapi kita sudah melihat bahwa value, kemudian kultur matter itu bisa menjadi pemicu untuk meningkatkan produktivitas dan juga pada gilirannya meningkatkan welfare yang menjadi tujuan,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya