Berita

Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (Foto: Dokumentasi PDIP)

Politik

Kehadiran Jokowi Faktor Megawati Absen di Upacara HUT RI

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 19:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

. Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyoroti absennya Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dalam upacara HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, Minggu, 17 Agustus 2025.

Menurut Adi, kehadiran Megawati yang memilih memimpin upacara di sekolah partai PDIP, Lenteng Agung, menunjukkan adanya jarak politik dengan sejumlah tokoh, termasuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

"Kalau kita mendengarkan versi dari kawan-kawan PDIP, karena memang PDIP setiap tahun rutin melaksanakan HUT RI di sekolah politik mereka," kata Adi lewat kanal YouTube, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Senin, 18 Agustus 2025.


"Kehadiran Ibu Megawati dalam HUT yang dilaksanakan di sekolah partai PDIP ini kan mempertebal bahwa sebenarnya ada jarak psikologi politik yang sebenarnya tidak bisa bertemu sampai saat ini antara Megawati dengan SBY, antara Megawati dengan Joko Widodo,” ujar Adi.

Ia menilai, meskipun hubungan Megawati dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terlihat kaku, keduanya masih kerap bertemu dalam berbagai acara kenegaraan. Namun hal itu berbeda dengan Jokowi.

“Kalau dengan Pak SBY dalam event-event tertentu Ibu Mega sudah sering bertemu sekalipun misalnya tampak ada kekakuan yang ada di sana," jelasnya.

Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu menduga, keberadaan Jokowi di Istana Merdeka menjadi alasan Megawati tidak hadir.

“Tapi saya menduga faktor Jokowi yang sepertinya membuat bagaimana Ibu Megawati tidak datang. Ini dikaitkan karena memang komunikasi keduanya sampai saat ini rasa-rasanya agak sulit untuk dipertemukan,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya