Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelegence)

Bisnis

Harga Bitcoin Anjlok Imbas Data Inflasi AS

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 13:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin jatuh tajam ke level 115.716 Dolar AS atau sekitar Rp1,73 miliar pada Senin siang, 18 Agustus 2025, berdasarkan data CoinMarketCap.

Penurunan ini terjadi setelah Amerika Serikat merilis data inflasi produsen (Producer Price Index/PPI) yang lebih tinggi dari perkiraan. Angka inflasi yang “panas” membuat pasar khawatir Bank Sentral AS (The Fed) akan menunda rencana penurunan suku bunga.

Kekhawatiran itu membuat investor menjauhi aset berisiko seperti kripto. Akibatnya, harga Bitcoin langsung tertekan dari posisi puncaknya minggu lalu. Kondisi ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar kripto terhadap kebijakan moneter dan data ekonomi makro.


Meski begitu, peluang di pasar kripto belum sepenuhnya hilang. Ethereum (ETH) masih mencatat daya tarik kuat dan pada Senin siang diperdagangkan di kisaran 4.328 Dolar AS. 

Sementara itu, Solana (SOL) terus menunjukkan potensi sebagai pesaing utama Ethereum dalam hal kecepatan dan skalabilitas, dengan harga sekitar 183,04 Dolar AS.

Secara teknikal, jika Bitcoin gagal menembus level resistensi 118.000 Dolar AS, tekanan jual bisa berlanjut. Saat ini support terdekat ada di 115.800 Dolar AS, lalu support penting di 115.000 Dolar AS. 

Jika tembus ke bawah, Bitcoin bisa meluncur ke 112.500 Dolar AS, bahkan berisiko turun lebih jauh ke 110.000 Dolar AS.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya