Berita

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Foto: Zoom)

Bisnis

BI Mulai Uji Coba QRIS Indonesia-China

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 11:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) bersama Bank Sentral Tiongkok atau People's Bank of China (PBoC) resmi memulai uji coba interkoneksi layanan pembayaran digital QRIS antarnegara. 

Momentum ini bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan, pengembangan inovasi QRIS terus digencarkan untuk memperluas akseptasi serta memperkuat inklusi keuangan digital. 


"Pengembangan inovasi fitur QRIS secara berkelanjutan terus dilakukan untuk memperluas akseptasi dan mendukung inklusi ekonomi dan keuangan digital. Salah satu inovasi dimaksud adalah QRIS Antarnegara," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam keterangan resmi, dikutip Senin 18 Agustus 2025.

Menurutnya, konektivitas pembayaran dengan Tiongkok akan mempermudah transaksi perdagangan antarnegara, khususnya bagi pelaku UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata kedua negara

Perry menjelaskan, tahap uji coba ini melibatkan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), UnionPay International (UPI), serta sejumlah penyelenggara jasa sistem pembayaran. 

Inisiatif ini disebut sebagai bukti komitmen BI dan industri sistem pembayaran nasional untuk memperluas jaringan transaksi digital di level global

Sebelumnya, Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menyebut kerja sama QRIS dengan China sudah menunjukkan progres positif. Finalisasi pengaturan bisnis, teknis, dan operasional telah disepakati antara UPI dan ASPI.

Empat anggota ASPI, yakni PT Rintis Sejahtera (Rintis), PT Alto Network (Alto), PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa), serta PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin), juga telah meneken kesepakatan dengan UPI untuk pengembangan sistem dan uji coba sandbox.

Sejak diluncurkan pada Agustus 2022, QRIS lintas negara telah berlaku di Malaysia, Thailand, Singapura, hingga Jepang yang baru saja diresmikan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya