Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelegence)

Bisnis

Harga Emas Bangkit dari Level Terendah Satu Pekan

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 10:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas relatif stabil setelah mencapai level terendah dalam satu minggu. 

Saat ini perhatian pasar tertuju pada pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan para pemimpin Eropa untuk membahas kesepakatan damai dengan Rusia.

Berdasarkan proposal perdamaian yang dibahas oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan Trump pada pertemuan puncak mereka di Alaska sebelumnya, Rusia akan menyerahkan sebagian kecil wilayah Ukraina yang diduduki, sementara Kyiv akan menyerahkan sebagian besar wilayah timur.


Imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun bertahan di level tertinggi hampir dua minggu, sementara Indeks Dolar AS (DXY) sedikit melemah, membuat emas lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Emas spot naik 0,11 persen menjadi 3.339,89 Dolar AS per ons, pada perdagangan Senin 18 Agustus 2025 setelah menyentuh level terendah sejak 1 Agustus. 

Sementara, harga emas berjangka AS untuk kontrak pengiriman Desember bertambah 0,15 persen menjadi 3.387,80 Dolar AS per ons.

Harga logam lain juga menguat, Perak spot naik 0,2 persen menjadi 38,07 Dolar AS per ons. 

Platinum menguat 0,3 persen menjadi 1.339,30 Dolar AS, dan paladium meningkat 0,8 persen menjadi 1.121 Dolar AS.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya