Berita

Presiden Republik Indonesia saat berpidato di sidang tahunan MPR/DPR/DPD RI pada Jumat, 15 Agustus 2025. (Foto: YouTube Setpres)

Politik

Political Will Anggaran Pendidikan Prabowo Makin Efektif

MINGGU, 17 AGUSTUS 2025 | 20:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Formasi anggaran pendidikan yang tertuang dalam Rancangan Anggaran pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2026 menunjukkan keseriusan pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Di era Presiden Prabowo, jumlah anggaran pendidikan mencapai Rp757,8 triliun meski dalam porsi anggaran masih di kisaran 20 persen. 

“Sebanyak Rp335 triliun (dari Rp757,8 triliun) memang dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini tidak mengurangi manfaat utama, malah sebagian besar justru naik,” kata Direktur Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu, 17 Agustus 2025.


Ada kenaikan di sejumlah sektor, seperti dana bantuan operasional sekolah (BOS) dari Rp59,2 triliun menjadi Rp64,3 triliun. Kemudian program Indonesia Pintar (PIP) yang diperuntukkan bagi 21,1 juta siswa, dari sebelumnya hanya 20,3 juta. 

Kesejahteraan guru, dosen, dan tenaga kependidikan juga mendapat perhatian Prabowo dengan kenaikan anggaran menjadi Rp178,7 triliun. Guru non-PNS yang telah bersertifikasi pun tetap mendapat tunjangan, dengan alokasi sekitar Rp19,2 triliun untuk 754.747 guru.

Selain itu, pemerintahan Presiden Prabowo juga menyiapkan dana tambahan untuk membangun Sekolah Rakyat di 200 lokasi untuk masyarakat tidak mampu. Sementara program MBG akan menjangkau 82,9 juta penerima, mayoritas siswa dari keluarga menengah ke bawah.

“Kerja sama dan kolaborasi semua pihak sangat diharapkan, terutama peran penegak hukum dalam mengawasi jalannya program ini,” lanjutnya.

Kolaborasi ini membutuhkan keterlibatan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan sinkronisasi pemerintah daerah.

"Peran itu meliputi koordinasi lintas wilayah, penguatan kapasitas pemda, dan integrasi program MBG dengan agenda pembangunan daerah agar implementasi efektif dan berkelanjutan,” tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya