Berita

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menemui pelaku vandalisme di Polsek Bekasi Selatan. (Foto: RMOL/Slamet)

Nusantara

Wali Kota Bekasi Temui Pelaku Vandalisme Fly Over Ahmad Yani

Laporan: Slamet*
JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 22:28 WIB

Setelah viral di media sosial, aksi vandalisme yang dilakukan oleh 3 remaja di jambatan Fly Over Ahmad Yani atau tepatnya di depan Mall Metropolitan berhasil diamankan Timsus Polsek Bekasi Selatan.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto juga mendatangi Polsek Bekasi Selatan untuk bertemu langsung dengan pelaku yang dua di antaranya merupakan mahasiswa di sebuah perguruan tinggi swasta.

"Ini tentu menjadi pelajaran bagi kita bersama untuk kita selalu menjaga fasilitas umum yang dibangun oleh pemerintah dan menggunakan uang rakyat," ujar Tri Adhianto, Jumat 15 Agustus 2025.


Atas maraknya aksi vandalisme itu, Tri merencanakan akan membuat fasilitas di Kota Bekasi secara khusus bagi para pecinta mural untuk mengekspresikan diri. 

Di sepanjang Kalimalang, sambungnya, akan dibuat sebagai media mural yang terarah dan memiliki nilai seni dan pesan kepada masyarakat. 

"Oleh karena itu sepanjang Kalimalang tentu akan kita buatkan tema-tema yang kemudian bisa menggugah warga masyarakat tetapi tentu dengan gambar-gambar yang bisa dinikmati," ungkap dia.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bekasi Selatan AKP Imam Prakoso menjelaskan bahwa pihaknya mengamankan 3 pelaku vandalisme di dua lokasi berbeda.

"Untuk para pelaku sendiri kita aman yang satu orang wilayah Kota Bekasi, 2 di wilayah Kabupaten Bekasi," ungkap AKP Imam.

Imam mengungkap bahwa para pelaku vandalisme ini diamankan pada Kamis 14 Agustus tidak lama setelah video viralnya beredar. Kurang dari 24 jam, petugas langsung segera mendapatkan informasi lokasi pelaku.

Selain itu, para pelaku juga sempat menghapus tulisan yang dibuatnya, karena mengetahui bahwa videonya viral dan mendapat hujatan dari warganet.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya