Berita

Brigjen Nunung Syaifuddin. (Foto: dokumentasi Humas Polri)

Hukum

Marcel Sunyoto Tersangka Tambang Ilegal

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 20:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Bareskrim Polri menetapkan Direktur PT Karya Res Lisbeth Mineral, Marcel Sunyoto, sebagai tersangka kasus dugaan pertambangan ilegal mineral bukan logam jenis tertentu berupa galian zirkon di Kalimantan Tengah. 

Penetapan tersangka dilakukan usai gelar perkara pada pekan lalu.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka hari Rabu tanggal 6 Agustus 2025," kata Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Nunung Syaifuddin dikonfirmasi media di Jakarta, Jumat, 15 Agustus 2025. 


Penyidik memanggil Marcel Sunyoto untuk diperiksa dalam kapasitas sebagai tersangka, hari ini. Marcel memenuhi panggilan dan menjalani pemeriksaan intensif di ruang penyidik Dittipideksus. 

Nunung menyebut Marcel berpotensi ditahan sebab ancaman pasal yang disangkakan penjara lima tahun. 

"Dapat ditahan, bukan harus. Tapi kalau nanti yang bersangkutan kooperatif ya ngapain ditahan," jelas Nunung.

PT Karya Res Lisbeth Mineral diduga melakukan pertambangan tanpa izin diatur Pasal 158 UU 3/2020 tentang Perubahan atas UU 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Dugaan tindak pidana diketahui atas beredarnya surat pembatalan persetujuan rencana kerja dan anggaran biaya tahap operasi produksi dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Surat diterbitkan menindaklanjuti hasil evaluasi rekonsiliasi dan monitoring serta dalam rangka pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan mineral bukan logam jenis tertentu, dalam hal ini bahan galian zirkon.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya