Berita

Menteri Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Bisnis

Ekonomi RI Tetap Tumbuh di Tengah Gejolak Global

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 17:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan optimisme terhadap kondisi ekonomi Indonesia di 2025, meski risiko global masih tinggi.

Hal ini diungkapnya dalam jumpa pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2026 di Aula Cakti Buddhi Bakti, Gedung Mar'ie Muhammad, Ditjen Pajak, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Agustus 2025.

“Di 2025 memang pertumbuhan ekonomi sedikit membaik 3 persen, walaupun risiko global masih terlihat dan juga membuat ketidakpastian yang tinggi, namun Indonesia tetap optimis karena pertumbuhannya relatif baik dibandingkan berbagai negara lain kita berada pada angka yang relatif tinggi, China 5,2 dan Indonesia kemudian 5,12 persen,” kata Airlangga.


Ia menjelaskan, Indonesia tetap kompetitif di antara negara ASEAN meskipun komoditas mengalami penurunan dan tantangan perdagangan global masih ada. 

“Kita berharap potensi geopolitik termasuk di Timur Tengah bisa diselesaikan. Dari faktor keuangan juga kita monitor, dari segi upside risk kita lihat terkait peningkatan keterampilan pasar tenaga kerja, perbaikan regulasi bisnis, Indonesia relatif baik,” ujarnya.

Airlangga menambahkan, kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga. Jumlah pengangguran turun, begitupun kemiskinan ekstrem. 

"Indeks kepercayaan konsumen juga positif, realisasi investasi sesuai target di 924,9 triliun. Ekspor impor neraca perdagangan juga positif,” katanya.

Ia lantas memaparkan, ekspor tumbuh double digit sebesar 11,29 persen, sementara impor naik 4,28 persen dengan neraca perdagangan bulan Juni mencapai 4,1 miliar USD. 

Sementara Impor barang modal tumbuh 32,5 persen secara tahunan. Cadangan devisa Indonesia pun dinilai aman, berada di atas 152 miliar USD.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya