Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: TV Parlemen)

Politik

Prabowo: 3,1 Juta Hektare Lahan Sawit Ilegal Kembali Dikuasai Negara

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 13:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keberhasilan pemerintah dalam menguasai kembali jutaan hektare lahan perkebunan kelapa sawit yang terbukti melanggar hukum. 

Hal tersebut disampaikan dalam pidato kenegaraan di hadapan anggota MPR, DPR, dan DPD di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat, 15 Agustus 2025.

Kepada peserta sidang tahunan, Prabowo mengatakan bahwa dirinya telah menerima laporan adanya jutaan perkebunan kelapa sawit yang melakukan pelanggaran hukum. 


“Ada yang membuat perkebunan di hutan lindung, ada yang tidak melaporkan luasnya perkebunan mereka, ada yang dipanggil BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) tidak mau datang,” ujar Prabowo.

Untuk menindak pelanggaran tersebut, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penerbitan Kawasan Hutan, yang menjadi landasan hukum pemberantasan penggunaan lahan sawit di luar ketentuan.

Prabowo mengklaim, setelah peraturan tersebut dilaksanakan, sudah ada 3,1 juta hektare dari 3,7 juta hektare lahan ilegal yang berhasil kembali dikuasai negara.

"Yang sudah jelas kita verifikasi melanggar aturan ada 3,7 juta hektare, dan dari 3,7 juta hektare, 3,1 juta hektare sudah dikuasai kembali,” tegasnya.

Prabowo juga menyoroti lemahnya penegakan hukum di masa lalu. Untuk itu ia memerintah pasukan TNI untuk melakukan penertiban di sektor tersebut. 

“Saya telah perintahkan dikuasai kembali oleh negara, dan untuk itu kita telah menggunakan pasukan-pasukan TNI untuk mengawal tim-tim yang menguasai kebun-kebun tersebut,” kata dia.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya