Berita

Bupati Pati Sudewo menemui massa aksi di depan kantor Bupati Pati, Jawa Tengah pada Rabu siang, 13 Agustus 2025. (Foto: Youtube live KompasTV)

Politik

Cirebon Berpeluang Meledak Seperti Pati

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 05:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Isu kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 1.000 persen di Kota Cirebon, Jawa Barat, menjadi trending di media sosial X pada Jumat dini hari, 15 Agustus 2025. Tercatat 9.393 akun X menuliskan hastag "Cirebon".

Konsultan Hubungan Keparlemenan Alvin Lie turut mengomentari fenomena kepala daerah yang menaikkan PBB secara ugal-ugalan.

"Pemda yang menaikkan Pajak Bumi & Bangunan/ PBB secara brutal: - ?Banyuwangi 200% - ?Jombang 400% - ?Kab Semarang 400% - ?Cirebon 1000% - ?Kab Bone 300% - ?Kota Malang 300% - ?Kab Jeneponto 400% - ?Kota Solo 400%. Ada lagi?" tulis Alvin Lie.


Sementara pemilik akun @NenkMonica memperkirakan warga Cirebon akan mengikuti jejak warga Pati yang memprotes keras kenaikan PBB secara semena-mena.

"Susul Pati, Warga Cirebon Siap Demo Besar-besaran seusai PBB Naik hingga 1.000%: Tidak Masuk Akal. Kini giliran Kota Cirebon, Jawa Barat yang heboh soal kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)," tulis @NenkMonica.

"Setelah Pati, Cirebon bs meledak jg nih. Soalnya PBB naiknya ad 1000%. Tinggal masy. nya berani ga melawan. Tapi kl Bupatinya ga nantang² spt di Pati n mau diajak dialog, mungkin msh aman sih. Tapi napa daerah kok tiba² pada naikin pajak? Rupanya krn statement SM ini nih," sambung @taufik_q

Diketahui, di Kota Cirebon, kenaikan PBB diatur dalam Perda No. 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Beberapa warga mengklaim mengalami lonjakan hingga 1.000 persen, tergantung lokasi dan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).







Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya