Berita

Kepala BP Taskin Nanik S Deyang (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Program Prioritas Prabowo Ciptakan 3,5 Juta Lapangan Kerja

KAMIS, 14 AGUSTUS 2025 | 18:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) optimis program prioritas Presiden Prabowo Subianto akan menjadi jalan  mempercepat upaya pengentasan kemiskinan. 

Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko mengatakan lebih dari 3,5 juta tenaga kerja baru akan terserap dengan berdirinya 81 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia merinci Kopdes Merah Putih akan menyerap sekitar dua juta tenaga kerja. Sementara program MBG yang mengandalkan dapur sehat di berbagai daerah, juga membuka peluang kerja hingga 1,5 juta pekerja, 


"Jadi dari dua program ini saja, koperasi dan MBG, sudah tercipta 3,5 juta lapangan kerja," kata Budiman dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Selain itu, Sekolah Rakyat juga disebut dapat menyerap tenaga didik baru dan guru honorer yang sebelumnya berstatus tidak tetap akan diangkat menjadi tenaga pengajar.

Wakil Kepala BP Taskin Nanik S Deyang menambahkan, melalui tiga program prioritas tersebut pemerintah memberikan harapan baru bagi rakyat miskin untuk bisa lebih mandiri.
 
Melalui Sekolah Rakyat berasrama, kata Nanik, warga miskin dapat memiliki mimpi dan cita-cita untuk lebih berdaya. Sehingga program ini dapat memangkas rantai kemiskinan.

“Program MBG ini juga jalan tol menuju percepatan pengentasan kemiskinan. Karena banyak orang yang bisa bekerja di dapur (MBG). Belum lagi value effect-nya yang dihasilkan,” ujar Nanik.

Dia mencontohkan pabrik tempe yang sebelumnya hanya mempekerjakan satu orang, setelah memasok ke dapur MBG, bisa mempekerjakan lima atau enam orang. Begitu juga pedagang sayur atau pedagang ayam.

Selain MBG, Kopdes Merah Putih juga menjadi jalan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pemotongan rantai-rantai pasok. 

Dengan Kopdes Merah Putih, tambah Nanik, harga gas elpiji tiga kilogram akan sesuai dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah. Demikian juga pupuk bagi petani. Melalui Kopdes, harga pupuk akan jauh lebih murah karena tidak lagi melewati rantai pasok agen, depo, toko dan gapoktan.

“Kopdes juga membantu masyarakat dalam mengakses kredit, sehingga mereka tidak lagi terjebak bank emok (bank harian). Koperasi akan membantu masyarakat untuk mendapatkan modal melalui kredit yang lebih ringan dari bank,” tandasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

UPDATE

BNI dan Universitas Terbuka Perkuat Digitalisasi Dana Riset

Rabu, 25 Februari 2026 | 18:10

KPK Agendakan Ulang Periksa Budi Karya Pekan Depan

Rabu, 25 Februari 2026 | 18:05

BGN Tegaskan Jatah MBG Rp8–10 Ribu per Porsi, Bukan Rp15 Ribu

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:52

PDIP Singgung Keadilan Anggaran antara Pendidikan dengan MBG

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:30

Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Usulan THR Bebas Pajak

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:25

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana ke Nadiem dan Harga Chromebook Dinilai Wajar

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:20

Mudik Gratis Jasa Marga 2026 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Rutenya

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:18

Legislator PDIP Minta Tukang Ojek Pandeglang Dibebaskan dari Tuntutan Hukum

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:11

Meksiko Jamin Piala Dunia 2026 Aman usai Bentrokan Kartel

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:00

5 Cara Mencegah Dehidrasi saat Puasa Ramadan agar Tubuh Tetap Bugar

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:54

Selengkapnya