Berita

Bambang Rudi Tanoesoedibjo di gedung KPK sesaat sebelum menjalani pemeriksaan terkait korupsi bantuan sosial, Rabu, 13 Desember 2025. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Rudi Tanoe Kembali Jadi Saksi Korupsi Bansos

KAMIS, 14 AGUSTUS 2025 | 13:10 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pengusaha Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudi Tanoe dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa terkait dugaan korupsi pengangkutan penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial (Kemensos).

Rudi Tanoe yang merupakan kakak kandung Hary Tanoesoedibjo, pendiri sekaligus pemilik dari perusahaan konglomerat MNC Group, diperiksa sebagai saksi.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," kata Jurubicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Kamis, 14 Agustus 2025.


Namun demikian, hingga berita ini dilaporkan, Rudi Tanoe selaku Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik belum hadir di Gedung KPK.

Rudi pernah diperiksa KPK pada 14 Desember 2023 untuk terangka korupsi penyaluran bansos beras di Kemensos tahun 2020-2021. Rudi kali ini diperiksa dalam rangka penyidikan perkara baru hasil pengembangan perkara sebelumnya.

"KPK menerbitkan sprindik baru terkait pengangkutan penyaluran bantuan sosial di Kementerian Sosial. Penyidikan ini sejak Agustus 2025, pengembangan dari perkara bansos di Kemensos sebelumnya," kata Budi.

Budi menjelaskan dalam perkara ini KPK sudah menetapkan tersangka. Namun, identitas tersangka belum disampaikan.

"Pengadaan penyaluran bantuan sosial beras ini untuk tahun 2020. Dalam penyidikannya, sudah ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka," demikian kata Budi Prasetyo.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya