Berita

Megawati Soekanroputri dan Prabowo Subianto/ist

Politik

Dukungan PDIP ke Prabowo Didasarkan Hubungan Personal, Tak Terkait Amnesti Hasto

RABU, 13 AGUSTUS 2025 | 10:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dukungan PDIP ke pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tak terkait pemberian amnesti kepada mantan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. 

Pasalnya, dukungan PDIP hanya ditujukan pada Presiden Prabowo, bukan pada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

“PDIP belum pernah secara resmi memberi dukungan secara utuh pada pemerintahan Prabowo-Gibran. Karena itu, dukungan PDIP kepada Prabowo lebih didasarkan pada hubungan personal,” ujar Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada  RMOL, Rabu 13 Agustus 2025. 


Kedekatan hubungan tersebut, menurut Jamiluddin, membuat Megawati sangat percaya kepada Prabowo dalam memimpin Indonesia.

“Karena itu, PDIP akan terus memberi dukungan selama kepercayaan Megawati terhadap Prabowo tidak luntur,” kata Jamiluddin. 

Di sisi lain, Jamiluddin juga berpandangan bahwa dukungan PDIP kepada Presiden Prabowo agaknya tidak terkait dengan Perjanjian Batutulis. Menurutnya, perjanjian tampaknya hanya kenangan bagi Megawati dan Prabowo, walaupun dibajak oleh mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

“Hubungan personal lebih kuat sebagai fondasi saling percaya antara Megawati dan Prabowo. Hal inilah yang jadi pengikat  dan perekat kokoh kedua tokoh nasional itu,” pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya