Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Pasar Lega atas Keputusan Trump, Bursa Asia Dibuka Menguat Rabu Pagi

RABU, 13 AGUSTUS 2025 | 09:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia dibuka menguat, saat pasar merespon positif keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk memberi jeda penetapan tarif atas barang-barang China. 

Rilis data inflasi AS yang meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada September nanti, juga mendorong indeks Asia melaju di garis hijau.

Perdagangan saham Rabu pagi 13 Agustus 2025 dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,29 persen dan berlanjut dengan penurunan 0,33 persen atau 29,3 poin menjadi 8.851,5.


Indeks Kospi Korea Selatan dibuka menguat melaju 1,07 persen berlanjut naik 0,36 persen menjadi 3.201,37. Kosdaq menguat 0,88 persen. 

Indeks Nikkei 225, Jepang, dibuka melaju 1 persen, dan menguat 1,16 persen atau 496,08 poin ke 43.214,25. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan akan kembali menguat, dibayangi aksi ambil untung, setelah mengakhiri sesi perdagangan Selasa dengan kenaikan 2,44 persen ke level 7.791. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), di New York Stocks Exchange meloncat 3,50 persen ke level 18,64.

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG akan melanjutkan tren kenaikan, didukung derasnya aksi beli asing, namun berisiko menimbulkan sentimen negatif jika asing berbalik arah. Secara teknikal indeks masih akan melaju menembus 7.800, dengan level support di kisaran 7600 dan resistance di 7.900.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya