Berita

Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron/Ist

Politik

BUMN Pangan Harus Lepas dari Campur Tangan Segelintir Orang

RABU, 13 AGUSTUS 2025 | 09:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, menegaskan tata kelola BUMN Pangan harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah. 

Sekjen Partai Demokrat itu menilai, pangan sebagai hajat hidup rakyat saat ini justru dikendalikan oleh segelintir pihak.

“Saat ini, pangan sebagai hajat hidup rakyat ini justru dikendalikan oleh seseorang atau sekelompok orang yang bisa dengan mudah memainkan harga atau ambil untung," kata Herman seperti dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Rabu, 13 Agustus 2025.


Pernyataan ini muncul di tengah perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap mundurnya Joao Angelo De Sousa Mota dari jabatan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara. 

Herman pun mendukung arahan Kepala Negara yang meminta agar birokrasi dibuat efektif dan efisien. Presiden meminta memangkas tahapan birokrasi yang tidak penting dan ada perbaikan dalam birokrasi.

"Saatnya BUMN Pangan ambil alih dan lepaskanlah dari campur tangan seseorang, dan negara harus ambil alih urusan pangan supaya berdaulat dan berkeadilan untuk rakyat,” tegas Herman.

Diketahui  Joao Angelo resmi mundur pada Senin, 11 Agustus 2025 meski baru enam bulan menjabat. 

Ia mengungkapkan salah satu alasannya adalah tidak adanya dukungan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dalam mencapai performa baik, bahkan justru membuat birokrasi yang bertele-tele.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya