Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

HUT KE-80 RI

Besok Presiden Prabowo Kukuhkan 76 Paskibraka Nasional HUT ke-80 RI

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 15:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengukuhkan 76 anggota calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2025 di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu, 13 Agustus 2025. 

Mereka merupakan putra-putri terbaik dari 38 provinsi di Indonesia yang telah terpilih untuk mengemban tugas pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pengukuhan akan dilaksanakan besok Rabu, 13 Agustus 2025, sebelum para anggota Paskibraka menjalani rangkaian gladi bersih dan persiapan di Istana. 


"Sebelum, sebelum gladi. (Rencananya) tanggal 13 Agustus (pengukuhan)," ujarnya kepada awak media usai memantau gelaran gladi kotor Paskibraka di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2025. 

Prasetyo menjelaskan, gladi kotor menjadi bagian penting dari persiapan seluruh prosesi upacara peringatan proklamasi. Latihan ini diikuti seluruh peserta upacara untuk beradaptasi dengan lokasi dan formasi yang akan digunakan pada hari pelaksanaan.

"Alhamdulillah hari ini sudah kita mulai rangkaian gladi. Jadi ini baru gladi kotor, semua yang akan tampil nanti di upacara peringatan proklamasi hadir, mencoba untuk beradaptasi dengan lokasi tempat upacara nanti tanggal 17," kata dia. 

Menurutnya, gladi kotor memang belum sempurna, namun menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi. 

"Memang ya namanya masih gladi kotor jadi belum sempurna, sambil kita juga mengevaluasi mana yang sekiranya perlu kita perbaiki. Nah itulah pentingnya kenapa kita hari ini memulai untuk melakukan gladi kotor," sambungnya.

Prasetyo menambahkan, meski sempat diguyur hujan, latihan gladi kotor hari ini tetap berjalan hingga selesai. 

"Alhamdulillah sudah suasana syahdu tapi mendung kemudian turun hujan tapi lanjut terus. Kita ingin memberikan yang terbaik pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia," tegasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya