Berita

Momen Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak menyalami Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/YouTube

Politik

Tak Salami AHY, Kelakuan Gibran Plek Ketiplek Jokowi

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 05:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kelakuan Wapres Gibran Rakabuming Raka kembali memancing sorotan publik.

Terbaru, putra sulung Presiden ke-7 RI tersebut terlihat  tidak menyalami Menko Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Udara Suparlan, Pusdiklatpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu 10 Agustus 2025. 

Warganet ramai saling bersahutan mengomentari detik-detik Gibran melewati AHY yang sudah berdiri di lokasi acara.


Bukan cuma AHY, Gibran juga terpantau tidak menyalami Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, dan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan. 

Momen Gibran tersebut turut ditanggapi pegiat media sosial, Chusnul Chotimah.

Melalui akun X miliknya, dikutip Senin 11 Agustus 2025,
Chusnul menilai bahwa kelakuan Gibran plek ketiplek Jokowi alias sangat mirip.

"Buah jatuh sepohon pohonnya. Like father like son.
Jokowi ga salami Try Sutrisno, Gibran  ga salami AHY," tulis Chusnul.

"Inilah hasil dari pemimpin yg lahir dari pelanggaran etik berat," sambungnya.

Dilihat dari YouTube Sekretariat Presiden, Gibran awalnya tiba menggunakan maung putih sekitar pukul 08.50 WIB. Gibran yang mengenakan baju safari cokelat datang lebih dahulu dari Presiden Prabowo Subianto. 

Gibran kemudian berjalan menuju panggung utama. Di sana, sudah hadir beberapa menteri. Gibran tampak melewati AHY,
Bahlil Lahadalia, Muhaimin Iskandar, dan Zulkifli Hasan. Gibran tidak menyalami mereka. 

Terlihat Gibran langsung menyalami Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Marsekal Tonny Harjono. Setelah itu, Gibran duduk di tempat yang disediakan.



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya