Berita

Dua tersangka sindikat ganjal ATM lintas provinsi digiring petugas bersenjata usai diamankan Polda Sumatera Utara (Sumut)/Ist

Presisi

Komplotan Pengganjal ATM Kuras Rekening Warga Rp706 Juta

Modus Tusuk Gigi
SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 03:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Aksi licik komplotan pengganjal ATM lintas provinsi berakhir di tangan Polda Sumatera Utara (Sumut). Empat orang dibekuk setelah menggasak saldo Rp706 juta milik seorang warga Medan lewat trik tukar kartu ATM. 

Kejahatan ini terbongkar usai LS, warga Medan, melapor kehilangan seluruh uangnya hanya beberapa jam setelah bertransaksi di galeri ATM SPBU Selayang, 20 Februari 2025. 

Saat itu, kartu ATM LS berkali-kali gagal terbaca. Salah satu pelaku pura-pura membantu, menukar kartunya dengan kartu modifikasi, dan mengintip PIN yang dimasukkan korban.


Begitu kesempatan terbuka, saldo korban langsung disapu bersih di ATM lain.

“Pelaku pakai tusuk gigi yang dimodifikasi untuk mengganjal slot kartu ATM. Ada yang bertugas mengganjal, menukar kartu, memantau lokasi, dan menarik uang tunai. Modus ini mereka jalankan di berbagai daerah,” kata Dirkrimum Polda Sumut Kombes Ricko Taruna Mauruh dikutip dari RMOLSumut, Selasa 12 Agustus 2025.

Empat pelaku yang diamankan adalah MD alias K selaku otak sindikat, HH alias M, HS alias B, dan PS alias P. Dua di antaranya residivis dengan catatan kriminal panjang. 

Barang bukti yang disita termasuk puluhan kartu ATM modifikasi, alat ganjal slot, sepeda motor, dan pakaian yang dipakai saat beraksi.

Penangkapan dilakukan terpisah di Medan, Riau, dan Tangerang, lewat penyelidikan intensif dan koordinasi lintas wilayah. 

Para tersangka kini dijerat Pasal 363 subsider Pasal 362 KUHP, terancam hukuman hingga sembilan tahun penjara.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya