Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Kepala Penasihat Kripto Gedung Putih Mundur

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 11:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepala Dewan Penasihat Aset Digital Gedung Putih, Bo Hines, mengundurkan diri dari jabatannya dan memilih kembali fokus pada pekerjaannya di luar pemerintahan.

Pengumuman itu disampaikan Hines lewat media sosial X.

“Bertugas di pemerintahan Presiden Donald Trump dan bekerja bersama Kepala AI & Crypto Gedung Putih yang hebat, David Sacks, sebagai Direktur Eksekutif Dewan Kripto adalah kehormatan seumur hidup,” tulis Hines pada Sabtu, 8 Agustus 2025, dikutip dari Reuters.


David Sacks, yang memimpin kebijakan AI di Gedung Putih, memuji Hines melalui balasan unggahannya.

Sebelum menjabat di pemerintahan, Hines pernah dua kali gagal mencalonkan diri sebagai anggota Kongres di North Carolina.

Bulan lalu, Trump menandatangani undang-undang baru yang mengatur penggunaan stablecoin--mata uang kripto yang nilainya dipatok pada dolar AS. Aturan ini dianggap sebagai langkah bersejarah yang bisa membuat aset digital digunakan lebih luas untuk pembayaran dan transfer uang sehari-hari.

Hines diketahui sebagai salah satu pendukung undang-undang tersebut, yang diberi nama GENIUS Act.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya