Berita

Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Peru Dina Boluarte di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 11 Agustus 2025/RMOL

Dunia

Jelang 50 Tahun Hubungan, RI-Peru Pererat Tali Diplomasi

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 11:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menyambut Presiden Republik Peru Dina Boluarte dalam kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 11 Agustus 2025. 

Pertemuan tersebut menjadi momen penting menjelang peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Peru yang jatuh pada 12 Agustus 2025.

Dalam sambutannya jelang pertemuan bilateral, Presiden Prabowo menyampaikan rasa terhormat dapat menerima Presiden Boluarte beserta rombongan di Indonesia.


"Yang saya hormati, Yang Mulia Presiden Dina Boluarte, Presiden Republik Peru, beserta rombongan. Sekali lagi, terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada kami dapat menerima Yang Mulia dalam kunjungan kenegaraan ini," ujar Prabowo.

Prabowo mengingatkan bahwa pertemuan tersebut merupakan yang kedua kalinya dalam setahun terakhir, setelah sebelumnya berkunjung ke Peru pada November 2024 dan bertemu di sela pertemuan APEC. 

Ia juga mengapresiasi sambutan hangat yang diterimanya saat berada di Lima.

"Ini pertemuan kita kedua dalam satu tahun ini di mana kita sempat jumpa dalam kunjungan kenegaraan saya ke Lima, Peru, pada bulan November 2024 yang lalu. Juga pada kesempatan saya hadir di APEC. Terima kasih atas sambutan yang begitu baik kepada diri saya dan rombongan saya," katanya.

Menjelang peringatan setengah abad hubungan diplomatik, Prabowo optimistis kerja sama kedua negara dapat terus ditingkatkan di berbagai sektor.

"Kunjungan ini punya arti yang khusus karena besok adalah 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Peru. Saya sangat yakin bahwa kerja sama kita bisa kita tingkatkan karena kita punya kepentingan yang sama. Kita sama-sama ingin membangun kesejahteraan rakyat kita," ucapnya.

Ia menambahkan, kedua negara memiliki kesamaan posisi strategis di kawasan Samudera Pasifik dan status sebagai negara berkembang yang tengah membangun.

"Kita sama-sama bagian dari masyarakat dari Samudera Pasifik. Kita sama-sama dari golongan negara yang sedang membangun. Karena itu sekali lagi, terima kasih atas kunjungan Yang Mulia," tutup Prabowo.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya