Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Industri Arab Saudi Naik Tajam

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 09:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Industri Arab Saudi mengalami kenaikan yang signifikan, yaitu sebesar 7,9 persen year-on-year (yoy) pada Juni 2025. Kenaikan ini merupakan pertumbuhan yang kuat, terutama didorong oleh sektor minyak dan non minyak.

Angka ini meningkat tajam dari kenaikan 2,6 persen yang direvisi naik pada Mei.

Peningkatan ini didorong oleh beberapa faktor, yaitu kenaikan 11,1 persen dalam produksi manufaktur, kenaikan dalam produk kimia dan bahan kimia sebesar 18,7 persen serta kenaikan kokas dan produk minyak bumi yang disuling sebesar 15,3 persen. 


Aktivitas pertambangan juga tumbuh sebesar 6,0 persen, karena produksi minyak negara tersebut meningkat menjadi 9,36 juta barel per hari, naik dari 8,83 juta barel pada Juni 2024. 

Sektor pasokan air, pembuangan, pengelolaan limbah, dan remediasi juga mencatat pertumbuhan yang kuat, naik sebesar 6,9 persen.

Pasokan listrik, gas, uap, dan penyediaan udara meningkat sebesar 5,6 persen. 

Secara bulanan, produksi industri naik sebesar 1,6 persen, melambat dari kenaikan 3,4 persen yang direvisi naik pada Mei.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya