Berita

lustrasi/Net

Tekno

Sempat Dilarang, AS Kini Izinkan Nvidia Jual Chip H20 ke China

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 08:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Departemen Perdagangan Amerika Serikat (DoC) mulai mengeluarkan izin bagi Nvidia untuk mengekspor chip H20 ke China.

Menurut sumber Reuters, dikutip Senin, 11 agustus 2025, keputusan ini diambil setelah CEO Nvidia, Jensen Huang, bertemu langsung dengan Presiden Donald Trump pada Rabu lalu. Namun, belum jelas berapa banyak izin yang sudah diberikan, perusahaan mana saja yang boleh mengirim chip H20, dan berapa nilainya.

AS sempat melarang penjualan chip H20 Nvidia ke China. Perusahaan memperkirakan alami kerugian hingga 5,5 miliar Dolar AS akibat larangan tersebut. Namun, laporan kuartal pertama menunjukkan kerugian nyata 1 miliar dolar AS lebih kecil dari perkiraan, karena beberapa material bisa digunakan kembali.


Meski H20 kini boleh diekspor, chip AI canggih Nvidia lainnya tetap dilarang masuk ke China. Larangan ini merupakan bagian dari upaya AS membatasi perkembangan teknologi AI dan pertahanan China.

Bagi Nvidia, pasar China sangat penting. Penjualan H20 pada kuartal pertama mencapai 4,6 miliar dolar AS, dan China menyumbang 12,5 persen dari total pendapatan perusahaan. 

Huang mengingatkan, tanpa penjualan ke China, posisi Nvidia bisa terancam, apalagi pesaing seperti Huawei kini menawarkan chip buatan dalam negeri.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya