Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Politik

Takut Rahasia Terbongkar, Jokowi Sekuat Tenaga Sembunyikan Ijazah

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 04:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Ryaas Rasyid mencurigai Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi merasa khawatir rahasianya terkait Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) bakal terbongkar.

Sehingga Jokowi berupaya sekuat tenaga dengan bermacam cara berupaya menyembunyikan ijazahnya agar tidak ditunjukkan kepada publik.

Bagaimana sesuatu yang sah tidak mau ditunjukkan. Yang tidak mau ditunjukkan itu sesuatu yang aib, sesuatu yang buruk. Masa orang menyembunyikan kebaikan, kebenaran, ada apa?" kata Ryaas melalui kanal YouTube Abraham Samad Speak Up yang dikutip redaksi Senin 11 Agustus 2025.


Ryaas memperkirakan sampai kiamat Jokowi tidak akan menunjukkan ijazah aslinya karena bakal ketahuan palsunya.

"Menurut saya, dia tidak mau ini (ijazah UGM) terbongkar. Jadi biarkan menggantung terus sampai kiamat," kata Ryaas.

Ryaas menegaskan, apabila ijazahnya asli, Jokowi tidak mungkin menyembunyikannya dari publik.

"Tidak mungkin sesuatu yang asli disembunyikan," pungkas Ryaas.

Sebelumnya Jokowi menegaskan bahwa tidak ada kewajiban menunjukkan ijazah kepada publik.

Jokowi juga menyebut pihak kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) sudah memberikan pernyataan terkait ijazah dirinya.

"Sudah sangat jelas, kemarin di UGM sudah memberikan penjelasan yang gamblang dan jelas," kata Jokowi.

Jokowi mengaku akan menunjukkan ijazah aslinya di depan hakim. Jokowi mengaku siap datang untuk menunjukkan ijazah tersebut.

"Saya sampaikan, kalau ijazah asli diminta hakim, diminta pengadilan untuk ditunjukkan, saya siap datang dan menunjukkan ijazah asli yang ada. Tapi hakim yang meminta, pengadilan yang meminta," kata Jokowi.





Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya