Berita

Bank Indonesia/RMOL

Bisnis

Indeks Keyakinan Konsumen Naik pada Juli 2025

Pasca Pemerintah Kucurkan BSU Rp600 Ribu
SABTU, 09 AGUSTUS 2025 | 02:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Tingkat keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Indonesia dilaporkan meningkat pada Juli 2025, setelah pemerintah mengucurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp600 ribu, dengan total anggaran Rp10,72 triliun.

Dalam survei yang dilakukan Bank Indonesia (BI), Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juli 2025 sebesar 118,1. naik dari bulan sebelumnya di level 117,8.

"Optimisme konsumen pada Juli 2025 bersumber dari keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini yang tetap terjaga dan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan yang meningkat," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan resmi, Jumat 8 Agustus 2925.


BI merinci, Indeks Ekspektasi Ekonomi (IEK) saat ini tercatat meningkat tipis menjadi 129,6. Angka ini naik dari sebelumnya di level 128,9.

Sementara Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) Juli 2025 tercatat sebesar 106,6, atau turun dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 106,7.

Berdasarkan kelompok pengeluaran responden, keyakinan konsumen pada Juli 2025 meningkat untuk seluruh kategori, dengan IKK tertinggi tercatat pada responden pengeluaran Rp4,1-5 juta (119,9), diikuti oleh responden pengeluaran di atas Rp5 juta (119,5).

Sementara berdasarkan kelompok usia, IKK berada di level optimis pada seluruh kelompok usia, dengan IKK tertinggi tercatat pada responden usia 31-40 tahun (122,3) dan 20-30 tahun (121,7).

Adapun survei konsumen sendiri merupakan survei bulanan BI yang dilakukan untuk mengetahui tingkat keyakinan konsumen, yang tercermin dari persepsi serta ekspektasi mereka terhadap kondisi perekonomian saat ini dan di masa depan.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya