Berita

Anggota Komisi XI DPR sekaligus tersangka dana CSR BI, Satori/RMOL

Politik

Komisi XI DPR Saling Lempar Bola Panas Duit CSR BI

JUMAT, 08 AGUSTUS 2025 | 21:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bola panas kasus penyelewengan dana program sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) mulai mengarah ke para anggota Komisi XI DPR.

Bola panas ini 'dilemparkan' tersangka Satori yang juga berstatus sebagai anggota Komisi XI DPR. Berdasarkan pemeriksaan KPK, Satori menyebut sebagian besar anggota Komisi XI menerima aliran dana CSR tersebut.

Pengakuan Satori yang dibongkar KPK ini pun langsung ditepis anggota Komisi IX dari Fraksi Golkar, Melchias Markus Mekeng.


Mekeng menegaskan, berdasarkan mekanismenya, dana CSR yang diberikan BI dan OJK tidak dibagikan ke anggota, melainkan disalurkan langsung kepada penerima manfaat. 

“Anggaran CSR itu dibagikan langsung kepada yang minta, misalnya rumah ibadah, gereja, masjid, atau UMKM. Anggota tidak pernah pegang uang sama sekali,” bantah Mekeng di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 8 Agustus 2025. 

Mekeng menyebut, anggota Komisi XI hanya menyampaikan kepada BI dan OJK bahwa ada kebutuhan bantuan untuk fasilitas publik. Jika disetujui, maka BI akan langsung menyalurkan bantuan kepada penerima manfaat. 

“Jadi enggak ada anggaran dikasih ke anggota,” sergahnya. 

Berkaitan dengan pengakuan Satori, Mekeng meminta kepada semua pihak tunduk pada proses hukum dan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK.

“Yang saya tahu adalah mekanisme itu (langsung disalurkan ke penerima). Yang mereka lakukan (tersangka) saya enggak tahu. Tentu KPK punya alat untuk mendeteksi,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya