Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim/Net

Dunia

MUI Dukung Rencana Prabowo Obati 2.000 Warga Gaza di Pulau Galang

JUMAT, 08 AGUSTUS 2025 | 11:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pemerintah Indonesia mengevakuasi dan merawat sekitar 2.000 warga Gaza korban serangan Israel di Pulau Galang, Batam. 

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menegaskan bahwa kekerasan Israel terhadap warga Gaza sudah berada pada level genosida.

“Israel sudah menutup mata, telinga, hati, dan akal. Mereka terus menghancurkan Gaza dan melakukan genosida, antara lain dengan melaparkan warga Gaza sebagai cara membunuh mereka,” ungkapnya dalam sebuah pernyataan, Jumat, 8 Agustus 2025.


Sudarnoto menyebut blokade berkepanjangan dan penghancuran infrastruktur, termasuk rumah sakit, telah membuat layanan medis di Gaza lumpuh. Akibatnya, pasien luka parah tidak tertangani, sementara kapasitas rumah sakit sudah jauh melampaui batas.

Menurutnya, evakuasi korban ke luar Gaza adalah langkah yang selaras dengan prinsip kemanusiaan, baik dari perspektif agama maupun konstitusi Indonesia.

“Prinsip hifdzun nafsi (melindungi jiwa) tertunaikan dengan misi darurat kemanusiaan ini, dan ini sejalan dengan prinsip ‘kemanusiaan yang adil dan beradab’ dalam Pancasila,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan dukungan penuh atas kebijakan pemerintah yang akan menggunakan Pulau Galang sebagai pusat perawatan korban.

“Saya mendukung langkah pemerintah Indonesia untuk melakukan langkah darurat ini dengan menyediakan Pulau Galang sebagai tempat atau pusat penampungan korban kekejian Israel untuk diobati dan disembuhkan,” kata Sudarnoto.

Ia juga menekankan pentingnya mempersiapkan rumah sakit dan fasilitas penampungan di Pulau Galang secara matang. 

Indonesia, kata dia, dapat menimba pengalaman dari Jordania yang melakukan langkah serupa, meskipun jumlah pasien yang akan ditangani Indonesia lebih besar.

Sudarnoto mengingatkan, pemerintah perlu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat agar tidak timbul salah persepsi, seperti isu relokasi permanen warga Gaza yang pernah menuai kontroversi.

“Komunikasi yang baik dengan masyarakat dan para aktivis pembela Palestina sangat penting agar program ini tidak disalahpahami,” ujarnya.

Selain itu, koordinasi dengan pihak luar negeri seperti pemerintah Palestina, Hamas, Mesir, dan Jordania juga dinilai krusial untuk mengamankan dukungan internasional dan menghindari hambatan diplomatik.

Sebelumnya Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO), Hasan Nasbi mengungkap arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengevakuasi sekitar 2.000 warga Gaza dan diobati di Indonesia, tepatnya di Pulau Galang, Batam.

Menurut Hasan, Pulau Galang dipilih karena memiliki fasilitas rumah sakit dan pendukung lainnya yang memadai untuk perawatan korban perang. 

Pemerintah juga akan menyiapkan tempat penampungan bagi keluarga yang ikut mendampingi pasien-pasien tersebut.

“Karena di Pulau Galang terdapat fasilitas rumah sakit, termasuk juga fasilitas-fasilitas pendukung lainnya yang bisa untuk mengobati sekitar 2.000 warga Gaza. Termasuk juga nanti untuk menampung keluarga yang mendampingi korban-korban perang ini,” jelasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Kini Posko Pengungsian Korban Gempa NTT Tersedia Internet Gratis

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:45

HUT ke-81 RI Momen Memperkuat Kebersamaan dan Gotong Royong

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:28

Merdeka Bernegara, Jalan Panjang Berbangsa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:00

32 Kendaraan Hias Semarakkan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di Monas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:50

Langkah Cepat Polri Tangani Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:30

Polda Malut Terima 16 Senjata Api Ilegal dari Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:05

Saatnya Indonesia Berdaulat dalam Sektor Pangan dan Energi

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:45

Upaya Menjaga Kedaulatan Pilihan Pengurus NU

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:22

BCA dan Pegadaian Luncurkan Layanan Tabungan Emas di myBCA

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:51

Listrik dan Telekomunikasi di Flores Hampir Pulih 100 Persen

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:50

Selengkapnya