Berita

Kepala PCO, Hasan Nasbi/RMOL

Politik

Istana Tanggapi Isu Orang Tidak Berkeringat Ingin Masuk Kabinet

KAMIS, 07 AGUSTUS 2025 | 18:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Spekulasi soal reshuffle kabinet kembali menghangat usai pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna, Rabu, 6 Agustus 2025 yang dikutip salah satu menteri kepada Detik.com. 

Presiden disebut menyinggung adanya pihak-pihak yang menghembuskan isu reshuffle demi kepentingan pribadi untuk masuk kabinet, meski tidak pernah “berkeringat” dalam pemerintahan. 

Ucapan itu pun menimbulkan pertanyaan tentang siapa yang dimaksud Prabowo berusaha memasuki Kabinet Merah Putih tanpa bersusah payah. 


Saat ditanyai isu tersebut, Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO), Hasan Nasbi, menyatakan dirinya tidak dapat mengonfirmasi siapa pihak yang dimaksud oleh Presiden dalam pernyataan tersebut. 

“Nah, kalimat yang tadi itu (yang tidak berkeringat ingin masuk kabinet), silakan konfirmasi kepada narasumber. Saya tidak bisa mengonfirmasi kata-kata yang tadi,” kata Hasan saat ditemui di Jakarta, Kamis, 7 Agustus 2025.

Ia menegaskan bahwa fokus utama Presiden dalam Sidang Paripurna Kabinet kemarin adalah mengapresiasi kerja keras para menteri dalam pemerintahan saat ini.

Menurut Hasan, Presiden Prabowo justru menyampaikan rasa terima kasih kepada para anggota kabinet yang dinilai telah menunjukkan kekompakan dan semangat kerja yang tinggi. Ia menggambarkan situasi kabinet saat ini sebagai tim yang solid dan terkoordinasi.

“Yang disampaikan Presiden adalah hari ini beliau merasakan kabinet sangat solid. Kabinet sangat kompak dan beliau sebagai kapten kesebelasan mengucapkan terima kasih banyak atas soliditas, kerja keras, dan kekompakan seluruh anggota kabinet,” jelasnya.

Hasan menegaskan bahwa reshuffle tetap merupakan hak prerogatif Presiden. Namun, sejauh ini tidak ada indikasi bahwa Prabowo akan merombak kabinetnya dalam waktu dekat.

“Reshuffle adalah hak prerogatif Presiden. Presiden bisa lakukan, yaitu tergantung kepada Presiden. Tapi yang beliau sampaikan kemarin, baik dalam rapat terbuka maupun dalam rapat tertutup, adalah beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota kabinet yang dirasa bekerja sangat keras,” tambah Hasan.

Laporan Detik.com sebelumnya menulis pernyataan salah satu menteri yang hadir dalam Sidang Paripurna Kabinet terkait sikap Presiden RI terhadap isu reshuffle. 

Prabowo disebut menyampaikan sindiran tajam terhadap mereka yang melempar wacana reshuffle demi mendapatkan kursi menteri. 

“Itu banyak pengamat yang bilang ada reshuffle. Yang ngomong begitu dan nyebarin pasti yang pengen masuk,” ujar sang menteri menirukan ucapan Presiden Prabowo.

Presiden bahkan disebut secara gamblang menyoroti keberadaan individu-individu yang dinilai sangat bernafsu ingin menjadi bagian dari kabinet, meskipun tidak terlibat dalam proses dan kerja keras pemerintahan saat ini.

"Enak aja nggak berkeringat pengen masuk, ha-ha-ha," lanjut sang menteri menirukan ucapan Presiden.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya