Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Remaja Ditemukan Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik

KAMIS, 07 AGUSTUS 2025 | 18:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Remaja laki-laki berinisial F (14) ditemukan tewas dalam kamar rumahnya di Jalan Veteran No. 42, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, pada Rabu malam, 6 Agustus 2025. Korban ditemukan dalam kondisi kepala tertutup kantong plastik berwarna putih.

Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang langsung memimpin pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Inafis.

Korban yang masih duduk di kelas IX SMP ini pertama kali ditemukan oleh pamannya, setelah sang ibu merasa curiga karena F tidak bisa dihubungi sejak Selasa 5 Agustus 2025.



Saat masuk ke rumah bersama dua orang lainnya, paman korban mencium bau tak sedap dari dalam kamar. Saat pintu berhasil dibuka, F ditemukan dalam posisi telentang di atas tempat tidur, mengenakan kaus putih lengan panjang bertuliskan "Berastagi".

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba mengatakan, tidak ditemukan tanda-tanda korban dalam keadaan terikat.

“Informasi yang menyebut korban terikat itu tidak benar. Namun memang benar kepala korban tertutup plastik,” kata AKP Verry, Kamis 7 Agustus 2025.

Polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Hasil autopsi dari RSUD Djasamen Saragih Pematang Siantar masih ditunggu. 

Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari luar. Selain itu, pintu rumah dan kamar terkunci dari dalam saat ditemukan.

“Penyelidikan masih terus berlangsung. Kami juga memeriksa keluarga, saksi, teman-teman korban, serta perangkat elektronik milik korban seperti ponsel dan laptop,” kata AKP Verry dikutip dari RMOLSumut.

Korban diketahui tinggal bersama ibu dan kakaknya. Saat kejadian, ibu dan kakaknya sedang bepergian ke Berastagi sejak Senin 4 Agustus 2025, sementara F ditinggal sendirian dalam keadaan sehat.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya